Rabu, 22 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kunjungan Paus Fransiskus

Menguak Fakta Paus Fransiskus yang Hidup dengan Satu Paru-Paru, Bisakah Manusia Begitu?

Pemulihan penuh tanpa komplikasi dapat memakan waktu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

Filippo MONTEFORTE / AFP
Paus Fransiskus melambai kepada umat beriman yang berkumpul setelah berkat Natal Urbi et Orbi di Lapangan Santo Petrus di Vatikan pada 25 Desember 2021. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Fakta menarik dari Paus Fransiskus salah satunya adalah memiliki satu paru-paru.

Sebagaimana diketahui, pemimpin gereje Katolik itu merampungkan kunjungan apostolik di Indonesia, Jumat (6/9/2024).

Dikutip dari Vatican News, sosok bernama lahir Jorge Mario Bergoglio itu menderita radang selaput dada saat masih berusia 21 tahun.

Peradangan pada jaringan di sekitar paru-paru tersebut membuat Bergoglio harus menjalani operasi pengangkatan tiga kista paru-paru dan sebagian kecil paru-paru kanan atasnya.

Sejak itu, Bergoglio muda sampai kini menjadi paus harus hidup mengandalkan satu paru-paru.

Lantas, bagaimana manusia bisa hidup dengan satu paru-paru?

Bagaimana manusia bisa hidup dengan satu paru-paru?

Umumnya, manusia akan memiliki sepasang (dua buah) paru-paru sebagai bagian dari sistem pernapasan.

Meskipun demikian, manusia masih bisa hidup dan menjalani aktivitas sehari-hari, hanya dengan satu paru-paru, laiknya Paus Fransiskus.

Namun, memiliki satu paru-paru kemungkinan akan membatasi kemampuan fisik seseorang, seperti kemampuannya untuk berolahraga.

Baca juga: Lebih Kecil dari Innova Zenix, Mobil Paus Fransiskus di Papua Nugini Kembali Jadi Sorotan

Baca juga: Di Hadapan Jokowi, Paus Fransiskus Singgung Soal Bahaya Kekuasaan: Karena Memaksakan Visi Mereka

 

Dilansir dari Medical News Today, tubuh nantinya akan beradaptasi terhadap perubahan pada paru-paru melalui beberapa cara.

Misalnya, paru-paru yang tersisa akan sedikit mengembang untuk menempati ruang yang ditinggalkan oleh paru-paru yang hilang.

Seiring waktu, tubuh juga akan belajar mengganti kehilangan oksigen yang dimiliki salah satu paru-paru.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved