Ketika Pelatih Persib Bandung Singgung Erick Thohir dan Jet Pribadi: Mengeluh Jadwal yang Padat
Pelatih 53 tahun itu berpikir akan menurunkan pemain pelapis di AFC Champions League 2 demi menghindarkan pemain dari cedera.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Jadwal yang padat akan dilakoni oleh Persib Bandungselama periode bulan September hingga awal Oktober.
Persib Bandung akan memainkan laga di kompetisi domestik Liga 1 2024-2025.
Sementara itu mereka juga tampil di AFC Champions League 2 (ACL 2).
Dengan demikian,ada enam pertandingan yang akan dijalani selama 22 hari.
Pelatih Persib Bojan Hodak buka-bukaan. Klub sudah meminta keringanan kepada PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk mengubah jadwal pertandingan liga demi prestasi klub Indonesia di ajang Asia.
Namun, PSSI dan LIB bergeming. Secara aturan FIFA, klub diperbolehkan bermain tiga hari sekali, tetapi jika itu dilakukan terus-menerus, pemainnya bisa kesulitan.
"Saya sudah katakan sebelumnya bahwa kami akan bermain enam pertandingan dalam 22 hari. Ini tidak normal, kami sudah mengajukan liga untuk mengubah jadwal, tetapi mereka tidak mau (mengubahnya)," kata Hodak.
"Mungkin mereka tidak paham dengan apa yang akan kami lakukan. Memang mereka mengikuti aturan FIFA bahwa tim bisa bermain setiap tiga hari, tetapi itu bisa membuat kami mati," ujarnya.
Lebih lanjut, Hodak menyinggung masalah jet pribadi. Manchester City bisa melakoni jadwal padat seperti Persib dengan performa maksimal karena tim yang dimiliki keluarga kerajaan Abu Dhabi itu punya pesawat jet pribadi.
Para pemain bisa rileks tidur dengan nyaman di pesawat dan recovery di sana, sementara Persib melakukan perjalanan dengan penerbangan umum biasa.
Baca juga: Kepala Sopir Travel Asal Jambi Itu Dilakban Lalu Dibakar, Kaki Tangan Diikat
Baca juga: INILAH Tampang Terduga Pelaku Pembunuh Sopir Travel asal Jambi: Terekam Kamera CCTV
"Memang bisa dilihat di Eropa, Manchester City punya jumlah laga yang sama, tetapi mereka punya jet pribadi, mereka bisa tidur di pesawat, melakukan recovery di pesawat, dan bahkan bisa memberikan mereka oksigen," kata pelatih asal Kroasia itu.
"Sedangkan kami pergi menggunakan penerbangan biasa, makan seadanya, dan mereka ingin kami memainkan enam laga dalam 22 hari? Tentunya ini memengaruhi performa kami, risiko pemain cedera meningkat, dan seseorang ingin kami bermain bagus di AFC," ujar Hodak.
| Pemprov Riau Dukung Rencana Jembatan Dumai - Malaka, Tunggu Arahan Pusat |
|
|---|
| 2.707 PMI Bermasalah Dipulangkan Sepanjang 2025 Lewat Riau Dari Malaysia, Asal Sumut Terbanyak |
|
|---|
| Tertinggi Dalam Lima Tahun, Pendapatan Pajak Daerah di Kota Pekanbaru Tahun 2025 Capai Rp 1,175 T |
|
|---|
| Panduan Kunci Jawaban PKN Kelas 7 Halaman 178-179 Kurikulum Merdeka – Refleksi Pembelajaran |
|
|---|
| Sat Narkoba Polres Siak Bongkar Jaringan Sabu di Pusako, Bandar hingga Kurir Dibekuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Pelatih-Bojan-Hodak-singgun-padatnya-jadwal-Persib-Bandung.jpg)