Dialog Pilkada SPS Riau Sukses, Tiga Cagubri Sampaikan Visi dan Program Pembangunan
Dialog Pilkada yang digelar Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau diikuti tiga balon gubernur Riau yakni, Syamsuar, Muhammad Nasir dan Abdul Wahid
"Infrastruktur Riau yang kini centang perenang menjadi perhatian saya bila nanti diamanahkan memimpin Riau. Pembangunan infrastruktur sangat vital dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Riau dan mesti memiliki multi player effect terhadap seluruh lini pembangunan lainnya," ujar Wahid.
Wahid juga ingin memberikan perhatian serius terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, lapangan pekerjaan, masalah ekonomi.
"Lapangan kerja (selama ini) tidak terbuka. Nanti, mesti 60 persen harus orang Riau tentu sesuai dengan skill, keahlian yang diminta perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Riau," tegasnya.
Soal DBH sawit yang saat ini diterima Riau sebesar Rp1 triliun dan participating interes (PI) 10 Persen migas senilai Rp3,6 triliun mesti digunakan secara maksimal untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat Riau.
Ketua tim pemenangan pasangan Nawaitu (Muhammad Nasir-Muhammad Wardan), Firdaus MT, juga dengan lugas menyampaikan apa yang menjadi visi dan program bila nanti diamanahkan memimpin Riau.
Sama seperti Wahid, paslon Nawaitu juga menekankan pembangunan infrastruktur sebagai pilar utama kemajuan dan kesejahterasn Riau ke depan.
"Omong kosong pembangunan akan berhasil atau suatu daerah tanpa memperhatikan infrastruktur," tegas Nasir seperti yang disuarakan Firdaus dalam diskusi tersebut.
Sebagai anggota DPR-RI dua periode, Nasir menilai seorang birokrat atau pemimpin Riau ke depan itu, mestilah memiliki jiwa enterprenuer.
"Tujuh BUMD Riau yang saat ini merugi mesti dibuat untung nantinya," ujar Firdaus.
Jadi, kata Firdaus, Riau butuh prmimpin visoner, pemimpin yang punya cita-cita. "Dan itu ada pada sosok Bapak Muhammad Nasir yang dipadukan dengan seorang birokrat, yakni Bapak Muhammad Wardan," kata Firdaus.
Pelaksanaan Media Expo SPS Riau selama dua hari di Mal SKA didukung sejumlah perusahaan seperti Energi Mega Persada (EMP) Bentu, PT BSP dan PT SRL. (*)
| Ini Tanggapan Tim Advokat Abdul Wahid Terkait Keterangan Ahli Mengenai Penganggaran dan Tenaga Ahli |
|
|---|
| Ahli: Tindakan Abdul Wahid Masuk Kategori Melampaui Kewenangan |
|
|---|
| Ahli Sebut Pergeseran Anggaran PUPR Riau Sudah Sesuai Aturan, Kuasa Hukum Abdul Wahid Mengaku Lega |
|
|---|
| Ahli Sebut Abdul Wahid Diduga Lampaui Kewenangan, JPU KPK: Perintah Tak Lewat Jalur Birokrasi |
|
|---|
| Rombongan Emak-emak Kembali Penuhi Ruang Sidang Abdul Wahid, Sempat Ditegur Petugas Karena Makan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/panitia-Dialog-Pilkada.jpg)