Dihadiri Saleh Djasit, PSIP Unri Gelar Diskusi Publik Pembangunan Riau
Diskusi publik yang bertajuk “Membongkar untuk Membangun: Kilas Balik Arah Pembangunan Riau" diselenggarakan oleh PSIP LPPM Unri dengan FISIP Unri.
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebagai sumber pembangunan peradaban (civilization), dunia kampus atau perguruan tinggi seolah lekat dengan label “scientific temper” (perangai ilmiah) yang dekat dengan kesan teoretis dan konseptual serta kurang membumi atau aplikatif.
Disisi lain, beragam perubahan sosial yang ditimbulkan oleh modernisasi dan digitalisasi seperti saat ini, menempatkan akademisi pada posisi strategis yang seharusnya tidak semakin memperlebar polarisasi antara ilmuwan (the scientist) dengan praktisi (the experts).
Untuk itu digelar diskusi publik yang bertajuk “Membongkar untuk Membangun: Kilas Balik Arah Pembangunan Riau" diselenggarakan oleh Pusat Studi Industri dan Perkotaan (PSIP) LPPM Universitas Riau bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau pada Kamis (19/9/2024).
Diskusi publik seri pertama ini menghadirkan pembicara yang mewakili praktisi (expert) yaitu Brigadir Jenderal TNI (Purn.) Saleh Djasit, SH, Gubernur Riau periode 1998-2003, dan Ir. Emri Juli Harnis, MT, Ph.D, Kepala Bappeda Litbang Provinsi Riau, Sebagai representasi ilmuwan, Prof. Dr. Ashaluddin Jalil, MS didapuk sebagai narasumber yang mengemukakan gagasan-gagasan bernas terkait arah pembangunan Riau, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Dalam hemat Saleh Djasit, isu terkait kesinambungan kebijakan dari satu periode kepemimpinan ke periode kepemimpinan berikutnya, merupakan hal krusial dan urgen yang harus diakomodasi dalam setiap perumusan dan perencanaan pembangunan tingkat nasional pada umumnya, dan Riau pada khususnya.
Saleh Djasit membagikan pengalaman-pengalaman inspiratif seperti penyusunan Dokumen Master Plan Riau 2020 yang kala itu didapuk sebagai dokumen Grand Design pembangunan jangka panjang di Riau.
Sejalan dengan itu, Ashaluddin Jalil, mengingatkan semua pihak yang berkepentingan untuk memperhatikan dan mengintervensi isu-isu yang terkait dengan posisi strategis Riau.
Sehingga segala bentuk pembangunan yang dilakukan di Riau dapat menjadi katalisator sekaligus mutiplier effect yang positif, baik bagi Riau sendiri maupun bagi nasional sekaligus internasional.
Kelapa Bappeda Litbang Provinsi Riau, Emri Juli Harnis menyambut gagasan-gagasan kedua tokoh senior tersebut dalam paparan tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Riau 2025-2045 yang sangat detail dan komprehensif.
Koordinator PSIP UNRI, Nur Laila Meilani menambahkan bahwa sebagai produk dari diskusi publik ini adalah dokumen policy brief yang diharapkan dapat menjadi sumbangsih pemikiran dari dunia kampus bagi para praktisi (baik individual maupun institusional) yang berwenang dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
"Kedepan, ruang-ruang temu antara praktisi dan ilmuwan semacam ini direncanakan akan terus diselenggarakan oleh PSIP UNRI dalam tema-tema yang lebih terfokus dan tentunya mampu menyuguhkan solusi-solusi yang aplikatif,"ujar Nur Laila Meilani.(Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)
| Kisah Hidup Saleh Djasit, Dari Oditur Militer hingga Gubernur Riau, Sosok Membangun Pondasi di Riau |
|
|---|
| Kisah Hidup Anak Pujud, Buku Autografi Brigjen TNI Purn Saleh Djasit, Ditulis Sejak 2008 |
|
|---|
| Sebelum Pemilihan RT RW, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Gelar Forum Diskusi Publik, Ini Tujuannya |
|
|---|
| Tiga Gubenur Riau pada Masanya Hadiri Musda Golkar Riau |
|
|---|
| Musda Golkar Riau, Momen Bersatunya Semua Tokoh dan Faksi di Riau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Dihadiri_Saleh_Djasit_PSIP_Unri_Gelar_Diskusi_Publik_Pembangunan_Riau_1.jpg)