Senin, 27 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Mayat Wanita Dalam Lemari

UPDATE Mayat Wanita Dalam Lemari: Keluarga Setuju Jasad Resti Autopsi, 12 Orang Diperiksa

korban sempat komunikasi mau balik kampung halaman namun saat teman korban mau komunikasi lagi, Handphone sudah tidak pernah aktif

Instagram Risti Widia
MAYAT WANITA DALAM LEMARI - Risti Widia wanita Jambi diduga jadi korban pembunuhan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Update kasus Mayat Wanita Dalam Lemari di Jambi.

Diketahui korban bernama Resti  Widia (30).

Mayat Resti ditemukan di dalam lemari pakaian kamar kos di kawasan Kelurahan Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan, Rabu (25/9/2024) malam.

Korban  Resti  Widia(30) merupakan warga Serang, Provinsi Banten (sebelumnya ditulis Subang, Provinsi Jawa Barat) dan salah satu penghuni kost tersebut. 

Korban terakhir kali dilihat oleh penghuni kost lainnya pada Selasa, 24 September 2024 malam.

Kapolsek Jambi Selatan AKP Suwondo mengatakan, penyidik telah mengambil keterangan terhadap para saksi- saksi yang ada di tempat kejadian perkara (TKP). 

"Untuk keterangan saksi-saksi sudah kita ambil, ada 12 orang saksi," katanya, Jumat (27/9/2024). 

Suwondo menyebut, pihak keluarga setuju bahwa korban untuk dilakukan otopsi oleh dokter Forensik, setelah tiba di Kota Jambi

"Pihak keluarga menyetujui setelah sampai ke Jambi dari Banten, menyetujui untuk dilaksanakan otopsi," sebutnya.

Selain itu, pihak keluarga juga membuat laporan atas kematian Resti Widia.

Kasus ini di tanggani oleh Polsek Jambi Selatan di backup Jatanras Polresta Jambi dan Polda Jambi. 

Baca juga: Bahkan Keponakan Sendiri Berharap Indra Septiarman Dihukum Mati: Daripada Dianiaya Kayak Gitu

Baca juga: Vadel Badjideh Tak Hadiri Pemeriksaan Alasan Sakit, Pihak Nikita Mirzami: Jangan Cari-cari Alasan

Sebelumnya, seorang wanita yang tewas di dalam lemari indekos di Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan ternyata sudah dicari dan berulang kali dihubungi oleh teman-temannya, sebelum ditemukan meninggal dunia. 

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jambi, Muhamad Aulia Nasution menjelaskan, sebelum korban ditemukan dalam lemari, teman korban sempat mencari tau keberadaan korban karena nomor telfon tidak aktif dan teman korban menuju kosan.

Pintu tertutup dari luar dan teman korban merasa curiga karena kamar pintu ada bekas congkelan sehingga teman korban terus mencoba membuka pintu dan sontak terkejut melihat korban ditemukan didalam lemari meninggal dunia.

"Jadi teman-teman korban sempat mencari tau keberadaan korban dengan cara berkomunikasi lewat HP namun karena HP korban tidak aktif, teman korbanpun merasa ada yang aneh sehingga mencari tau sampai ke kosan korban,"jelasnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved