Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pelajaran Sekolah

Antonim dari Subur dan Arti Kata Subur serta Contoh Kalimat

Berikut 6 kata antonim dari subur dan arti kata subur menurut kamus KBBI serta contoh kalimat masing-masing antonim dari subur .

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Ilustrasi
Antonim dari Subur dan Arti Kata Subur serta Contoh Kalimat 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berikut 6 kata antonim dari subur dan arti kata subur menurut kamus KBBI serta contoh kalimat masing-masing antonim dari subur .

A. Arti Kata Subur

Subur memiliki beberapa arti, tergantung pada konteksnya:

1. Dalam konteks pertanian: Subur berarti tanah yang kaya akan unsur hara dan cocok untuk ditanami.

Contoh Kalimat : Tanah subur menghasilkan panen yang melimpah.

2. Dalam konteks biologis: Subur berarti mampu berkembang biak atau menghasilkan keturunan.

Contoh Kalimat : Hewan atau tumbuhan yang subur dapat menghasilkan banyak anak atau buah.

3. Dalam konteks umum: Subur dapat berarti berkembang dengan baik, melimpah, makmur, atau hidup.

Contoh Kalimat : Kota itu subur dengan berbagai macam budaya.

B. Antonim Kata Subur

Antonim dari kata subur adalah kata-kata yang memiliki makna berlawanan. Berikut beberapa antonim dari kata subur:

  1. Mandul: Tanah yang tidak subur, tidak cocok untuk ditanami.
  2. Gersang: Tanah yang kering dan tidak subur.
  3. Kering: Tanah yang kekurangan air dan tidak subur.
  4. Tidak produktif: Tidak mampu menghasilkan banyak hasil atau keturunan.
  5. Miskin: Tanah yang kekurangan unsur hara.
  6. Sepi: Tidak ramai atau berkembang.

C. Contoh Kalimat untuk Masing-masing Antonim dari Subur :

Mandul:

  • Tanah di lereng gunung itu mandul karena kekurangan air dan zat hara, sehingga sulit untuk ditanami.
  • Meskipun telah diusahakan dengan berbagai cara, pohon mangga di kebun itu tetap mandul dan tidak pernah berbuah.

Gersang:

  • Daerah gurun yang gersang itu hanya dihuni oleh sedikit tumbuhan yang tahan kekeringan.
  • Setelah kebakaran hutan yang hebat, lahan itu menjadi gersang dan tak bernyawa.

Kering:

  • Akibat musim kemarau yang panjang, sungai itu kering dan tidak mengalir lagi.
  • Tanah di kebun itu kering dan retak-retak karena kekurangan air hujan.
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved