Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pemko Selalu Defisit Anggaran, Begini Respon Ketua DPRD Pekanbaru

Defisit anggaran yang sering digaungkan Pemko Pekanbaru, menjadi keprihatinan bagi Pimpinan DPRD Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TRIBUNNEWS / IRWAN RISMAWAN
Defisit anggaran yang sering digaungkan Pemko Pekanbaru, menjadi keprihatinan bagi Pimpinan DPRD Pekanbaru. FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Defisit anggaran yang sering digaungkan Pemko Pekanbaru, menjadi keprihatinan bagi Pimpinan DPRD Pekanbaru.

 Sebab, kondisi ini ironi dan menyedihkan di saat masyarakat sangat membutuhkan.

Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid MH mengaku, khawatir dengan kondisi defisit anggaran seperti ini.

Karena akan berdampak serius pada berbagai kegiatan. 

Baik itu di pemerintahan, maupun dampak kepada masyarakat.

Termasuk juga sinyal akan ada tunda bayar kegiatan, dan keluhan ASN yang gajinya bakal tersendat dibayarkan.

“Kalau benar, ini sangat mengkhawatirkan. Sebab sudah banyak kegiatan yang mengalami tunda bayar. Sekarang aja tercatat tunda bayar Rp 180 miliar. Belum lagi gaji RT RW dan lainnya," kata Isa Lahamid kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (1/11/2024).

Lebih ironisnya lagi, lanjut Politisi PKS ini, belum lama ini ada kader Posyandu datang ke DPRD, mengadukan honornya belum dibayarkan.

Padahal sebelumnya honor mereka lancar.

Belum lagi, kekhawatiran terjadi keterlambatan pembayaran honor guru MDTA, serta elemen masyarakat lainnya.

"Kan sedih kita mendengarnya. Padahal ini anggaran seperti ini diprioritaskan pembayarannya. Sungguh menyedihkan," akunya.

DPRD Pekanbaru secara lembaga, lanjut Isa Lahamid, akan menelusuri kenapa terjadi defisit anggaran separah ini.

Paling tidak nanti, setelah terbentuk AKD, maka TAPD Pemko akan dipanggil untuk digelar rapat kerja.

Paling tidak sekarang, pihaknya masih menunggu audit dari Inspektorat Provinsi Riau, yang masih berproses.

Dengan hasil audit tersebut nanti, sudah didapatkan gambaran umumnya, tentang kondisi ril keuangan daerah.

"Tentu ke depannya, perlu diperkuat sistem tata keuangan kita lagi. Jangan sampai jebol, sehingga defisit sekarang. Tak boleh terjadi lagi," harapnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved