Jumat, 8 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Begini Kondisi Debit Waduk PLTA di Kampar Riau Setelah Hujan Semalaman

Debit Waduk PLTA Koto Panjang meningkat, Kamis (7/11/2024) cukup drastis setelah hujan turun semalaman.

Tayang:
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Sesri
Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing
ILUSTRASI - Kondisi Waduk PLTA Koto Panjang, 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Debit Waduk PLTA Koto Panjang meningkat, Kamis (7/11/2024) cukup drastis setelah hujan turun semalaman.

Manajer Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang, Dhani Irwansyah menyebutkan, debit air masuk (inflow) ke waduk sebesar 338,39 meter kubik per detik (m3/s) pada pukul 12.00 WIB.

Kenaikan inflow mulai terlihat pada Rabu (6/11/2024) malam. Inflow pada pukul 24.00 WIB sempat mencapai sebesar 416,11 m3/s.

"(Kenaikan inflow) saat hujan turun," katanya kepada Tribunpekanbaru.com. 

Berdasarkan data, inflow masih terus naik. Pada Kamis pukul 11.WIB, sempat mencapai 498,29 m3/s. Setelah itu, menunjukkan penurunan.

Sementara itu, debit air keluar (outflow) juga meningkat. Outflow mencapai 195,46 m3/s pada Rabu pukul 24.00 WIB. Pada Kamis pukul 12.00 WIB, sebesar 117,74 m3/s. 

Inflow juga membuat tinggi elevasi naik tipis. Pada Rabu pukul 24.00 WIB, elevasi setinggi 73,96 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Naik sekitar 7 cm hingga Kamis (7/11) pukul 12.00 WIB. Di jam itu, elevasi setinggi 74,03 mdpl. 

Tinggi elevasi ini masih jauh di bawah batas normal atau Normal Water Level (NWL) 80,6 mdpl. Sedikit di atas batas bawah atau Low Water Level (LWL) 73,5 mdpl.

Baca juga: Curah Hujan Naik, Elevasi Waduk PLTA di Kampar Masih di Bawah Normal, Kapasitas Listrik Dibatasi

Baca juga: Cuaca Kering Melanda, Debit Waduk PLTA di Kampar dan Listrik yang Dihasilkan Menyusut

Meski begitu, kata dia, masih ada pembatasan kapasitas listrik melalui pola kerja turbin. Ia menyebutkan, satu atau dua turbin diatur berkapasitas 18 Megawatt (MW) di luar waktu beban puncak (LWBP).

Saat beban puncak, dua turbin dengan kapasitas 20 MW (2 x 20 MW). Pihaknya hanya mengoperasikan dua dari tiga turbin yang ada.

"1 unit (turbin) PLTA lagi pelaksanaan overhoul atau pemeliharaan tahunan," katanya.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved