Sabtu, 9 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

Momen Detik-detik Supriyani Bertemu Anak Aipda WH yang Mengaku Dipukul, Ternyata Biasa Saja

Bahkan murid D bermain seperti biasa. Tak ada gelagat ia trauma atau merasa marah pada Supriyani jika memang dipukul

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Budi Rahmat
Tangkap layar / tribun Sultra
Momen Supriyani bertemu dengan anak Aipda WH 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Momen detik-detik Supriyani bertemu dengan D, muridnya yang n ngaku dipukul menggunakan sapu ijuk. 

D adakah anak Aipda WH dan NF . Orang tua yang kemudian melaporkannya ke polisi dengan sangkaan pemukulan.

Dan siapa yang menyangka, ternyata D sama sekali bersikap biasa saja kala bertemu dengan Supriyani. 

Baca juga: Pengakuan Supriyani yang Ngajar 16 Tahun, Anak Aipda WH Baru Sekolah 6 Bulan: Suka Ganggu Teman

Tak ada gelagat ia takut ataupun marah pada Supriyani jika memang dipukul menggunakan sapu 

Dan pada hari pertemuan Supriyani dengan murid  D tersebut adalah saat Aipda WH melaporkannya ke polisi dengan tuduhan pemukulan.

Jadi , saat itu murid D justru bersikap biasa saja. Tidak ada trauma atau kondisi dirinya ketakutan ketika melihat Supriyani.

Ya, Supriyani mengaku sempat mengajar di kelas 1A SDN 4 Baito, tempat anak Aipda WH yang menuduh dirinya melakukan pemukulan.

Hal ini diungkapkan Supriyani saat ditanya oleh Jaksa Penuntun Umum (JPU) saat sidang lanjutan di Pengadilan Negeri atau PN Andoolo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (07/11/2024).

Supriyani mengaku selama bulan April, dirinya hanya sekali mengajar di kelas 1A tempat anak Aipda WH dan NF belajar.

Baca juga: Saya Tetap Akan Penjarakan Kamu, Supriyani Nangis Depan Hakim, Sebut Aipda WH Paksa Ngaku Bersalah

Pertemuan Supriyani dengan para siswa kelas 1A hanya di hari Jumat tanggal 26 April 2024.

"Pernah sekali mengajar di kelasnya siswa D di bulan April hari Jumat tanggal 26. Sebelumnya awal Januari pernah," ungkapnya.

Ia mengajar pada 26 April atau hari saat Aipda WH dan NF melaporkan dirinya ke Polisi karena dituduh memukul anak mereka.

Selain hari jumat itu, Supriyani mengatakan tidak pernah lagi mengajar atau bertemu D.

Apalagi pada Rabu tangal 24 April, atau hari saat Supriyani dituduh menganiaya korban.

Karena saat itu, Supriyani mengajar di Kelas 1B sedangkan siswa D berada di kelas 1A.

Sumber: Tribun sultra
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved