Lipsus Waspada DBD di Musim Hujan
Bukit Raya Jadi Kecamatan Paling Tinggi Kasus DBD di Kota Pekanbaru
Dinas Kesehatan Pekanbaru mengatakan bahwa pada tahun ini kondisi kasus DBD di Kota Pekanbaru cukup fluktuatif.
Penulis: Fernando | Editor: Theo Rizky
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kecamatan Bukit Raya menjadi wilayah paling tinggi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru.
Ada puluhan kasus DBD di kecamatan itu yang terjadi sejak awal tahun 2024 lalu.
Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat total jumlah kasus DBD di Kecamatan Bukit Raya yakni 62 kasus.
Kasus DBD ini tercatat dari Januari hingga awal November 2024.
"Kasus DBD paling tinggi ada di Kecamatan Bukit Raya, kita bersyukur kondisi pasien sudah kembali pulih," terang Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (14/11/2024).
Menurutnya, kasus DBD terjadi merata di 15 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.
Namun kecamatan dengan jumlah kasus yang melebihi 50 kasus tidak cuma di Bukit Raya.
Ada dua kecamatan lainnya dengan kasus DBD terbilang tinggi pada tahun ini.
Baca juga: Saat Anaknya DBD, Ramadhan Keluhkan Layanan Puskesmas Rumbai Bukit yang Lamban
Baca juga: DBD Memiliki Gambaran Klinis Bervariasi dan Kompleks, Waspada Pada Fase kritis
Kedua kecamatan itu yakni Payung Sekaki dan Tuah Madani dengan jumlah kasus yang ada di masing-masing kecamatan sebanyak 52 kasus.
Ingot menambahkan bahwa pada tahun ini kondisi kasus DBD di Kota Pekanbaru cukup fluktuatif.
Grafik kasus DBD di Kota Pekanbaru menunjukkan bahwa kondisi paling tinggi berlangsung pada akhir bulan Februari 2024.
Saat itu pada Minggu ketujuh tahun 2024 ada 30 kasus DBD yang terjadi dalam sepekan. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan tapi kondisi krisis sudah dilalui.
"Sebab kasus DBD di Kota Pekanbaru pada pekan ini mulai menunjukan penurunan, pada saat ini tidak ada lagi kasus DBD," ungkapnya.
(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)
| Waspada, Kasus DBD di Riau Meningkat, Capai Seribu Kasus Lebih Selama 2024 |
|
|---|
| Kasus DBD di Kabupaten Inhu Meningkat Hingga Dua Kali Lipat di Bulan Oktober 2024 |
|
|---|
| Anggota DPRD Pekanbaru Ini Minta Komitmen Semua Pihak Tekan Kasus DBD di Pekanbaru |
|
|---|
| Waspada DBD, Tingkat Hunian RS di Kota Pekanbaru Saat Ini Berkisar 60 - 70 Persen |
|
|---|
| Saat Anaknya DBD, Ramadhan Keluhkan Layanan Puskesmas Rumbai Bukit yang Lamban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/kepala_disperindag_kota_pekanbaru_ingot_ahmad_hutasuhut.jpg)