Senin, 27 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

Kronologi 400 Warga Malaysia Mengaku Diperas Oknum Polisi pada Acara DWP 2024, Rugi 32 Miliar

Sekira 400 lebih warga Malaysia mengaku diperas oknum polisi pada acara DWP 2024. Total kerugian 3,9 miliar. Bagaimana bisa terjadi ?

Editor: Budi Rahmat
DOK. Ismaya Live
Panggung Garuda Land di Djakarta Warehouse Project (DWP) 2022. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Malaysia memboikot kegiatan festival musik di Indonesia . hal itu dilakukan tak terlepas dari dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum polisi.

Tak tanggung-tanggung sekira lebih dari 400 warga Malaysia melaporkan bahwa mereka dipaksa membayar sejumlah uang dengan total RM 9 juta (Rp 32 miliar).

Pemerasan terjadi pada kegiatan Festival musik Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 yang digelar pada 13 hingga 15 Desember.

Dan publik tengah menyorot kejadian pemerasan tersebut. Mengingat kerugian yang diderti mencapai Rp 32 miliar lebih .

Tentu saja itu membahayakan bagi Indonesia dna terutama kepolisian. Apalagi pinhak Malaysia menyatakan memboikot kegiatan festival di Indonesia.

Ya, pemboikotan dipicu setelah munculnya pengakuan sejumlah warga Malaysia yang mengaku ditangkap dan menjadi korban pemerasan oleh oknum polisi.

Menanggapi insiden ini, pihak penyelenggara DWP, Ismaya Live, mengeluarkan pernyataan resmi melalui akun Instagram mereka.

Dalam pernyataan tersebut, DWP menyesalkan kejadian yang dialami sejumlah pengunjung dan menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung penyelidikan kasus ini.

“Kepada keluarga besar DWP kami yang luar biasa. Kami mendengar kekhawatiran Anda dan sangat menyesalkan tantangan dan frustrasi yang Anda alami,” tulis pihak penyelenggara DWP dalam pernyataannya dikutip Kompas.com pada Kamis (19/12/2024).

Pihak DWP juga menyatakan bahwa insiden tersebut berada di luar kendali penyelenggara.

Pihak DWP juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan pihak berwenang dan pemerintah guna menyelidiki kasus ini secara menyeluruh.

Pernyataan DWP

Ismaya Live selaku penyelenggara Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 memberikan pernyataan resmi setelah muncul kabar sejumlah penonton ditangkap dan diperas oknum polisi.

Beberapa korban di antaranya berasal dari Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Lewat akun Instagram resminya, DWP meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh penonton.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved