Berita Viral
CERITA MIRIS Murid SD di Medan, Disuruh Duduk Dilantai karena Nunggak Bayar SPP, Begini Faktanya
MA hanya bisa menurut saja apanyang disuruh gurunya. Jadilah ia duduk dilantai. Sedangkan temannya duduk di kursi
TRIBUNPEKANBARU.COM - Inilah kisah miris seorang murid sekolah dasar ( SD ) di Kota Medan yang duduk di lantai ruangan belajar karena menunggak pembayaran SPP.
Kisah murid SD yang berinisial MA anak kelas IV ini kemudian viral karena videonya yang beredar di media sosial.
Dari video yang beredar itu memang miris melihatnya. Karena hanya MA yang duduk di lantai.
Sedangkan teman-temannya yang lain duduk di kursi dan ada meja. Tentu saja publik bertanya-tanya, kenapa begitu tega sang guru membiarkan muridnya sendirian duduk di lantai.
Baca juga: Viral Puskesmas di Makassar Tolak Pasien BPJS Lantaran Dokter Makan Bakso Lalu Tutup Pukul 2 Siang
Ternyata , video tersebut benar adanya. MA memang sengaja diminta duduk di lantai beda dengan teman-temannya.
Alasannya karena MA yang telat membayar SPP atau menunggak pembayaran. Guru yang mengajar kemudian mengambil inisiatif dengan meminta MA duduk di lantai.
Ibu MA Sedih
Ya siswa yang disuruh duduk di lantai tersebut lantaran belum membayar uang sumbangan biaya pendidikan (SPP) di SD Abdi Sukma Kota Medan tersebut.
Atas kejadian itu, Kamelia, ibu dari MA tersebut pun sempat protes dan tak menyangka jika sekolah memperlakukan anaknya seperti yang terlihat di video.
MA, siswa kelas IV SD swasta di Kota Medan dihukum belajar di lantai oleh gurunya berinisial H karena belum membayar uang sumbangan biaya pendidikan (SPP).
Baca juga: VIRAL Sopir Travel Ditemukan Warga Kondisi Tangan dan Kaki Terikat di Jalintim Pelalawan Riau
Videonya viral di media sosial dan banyak menjadi perbincangan.
Ibu MA, Kamelia mengatakan, anaknya menunggak uang SPP selama 3 bulan dengan total Rp180.000.
Kata dia, salah satu penyebab tunggakan tersebut adalah karena dana Program Indonesia Pintar (PIP) pada 2024 belum cair.
Sementara itu, kondisi ekonominya pas-pasan.
Sang suami hanya seorang buruh bangunan.
"Biasanya dapat bantuan PIP."
"Karena 2024 belum keluar, sehingga menunggak."
"Jadi saya menunggak bayar karena bantuan belum keluar," ujar Kamelia di rumahnya Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (10/1/2025).
Kendati demikian, dirinya juga sempat ingin menjual ponsel untuk membayar tunggakan SPP sekolah anaknya pada Rabu (8/1/2025).
Namun dia kaget melihat anaknya belajar di lantai.
"Saya bilang ke anak saya, 'Kejam sekali gurumu, Nak.'"
"Baru datang wali kelasnya dan langsung bilang peraturannya, kalau belum bayar tidak dibenarkan sekolah," ujar Kamelia menirukan ucapan wali murid anaknya.
Kata Kamelia, wali murid menyuruh anaknya duduk di lantai karena sang anak tidak mau disuruh pulang.
"'Anak ibu sudah saya suruh pulang, tetapi dia tidak mau pulang.' Jadi dia tidak boleh belajar?"
"Kata saya, terus saya bilang, 'dulu saya sekolah tapi tidak begini juga caranya dihukum kayak gini,'" ujar Kamelia menceritakan perdebatan dengan wali murid anaknya.
Bertanya ke Kepala Sekolah
Selanjutnya, tidak berselang lama, kepala SD tersebut hadir dan menengahi.
Kamelia lalu bertanya kepada kepala sekolah apakah aturan itu diberlakukan oleh sekolah.
"Saya tidak tahu," kata Kamelia menirukan ucapan kepala sekolahnya.
Baca juga: TERUNGKAP Pemilik Mobil RI 36 yang Viral di X , Netizen Penasaran Sosok Menteri di Dalamnya
"Terus peraturan dari mana?"
"Bukankah tidak boleh mengikuti pelajaran?"
"Saya tidak ada buat peraturan," ujar Kamelia kembali menirukan ucapan kepala sekolah.
Kata Kamelia, anaknya sudah 2 hari duduk dihukum duduk di lantai yakni pada Senin (6/1/2025) dan Selasa (7/1/2025).
Sang anak duduk di lantai sejak pukul 08.00 hingga pukul 13.00.
Viral di Media Sosial
Sebelumnya, kasus ini sempat viral di media sosial.
Di video yang diunggah akun Instagram @medanheadlines.news, tampak ibu dari siswa SD tersebut, Kamelia (38), mendatangi sekolah dan menyaksikan langsung anaknya duduk di lantai.
Di tempat itu, Kamelia tampak marah dengan wali murid.
"Ibu orang yang berpendidikan, ibu jauh lebih berpendidikan dari saya, setidaknya jangan buat anak saya kayak binatang kayak gini," ujar Kamelia sambil menunjuk anaknya yang sedang duduk di lantai.
Akhirnya Kepsek Minta Maaf
Kepala SD Abdi Sukma, Juli Sari telah meminta maaf kepada keluarga MA, siswa yang dihukum gurunya belajar di lantai karena menunggak SPP.
"Saya sebagai kepala sekolah sudah memohon maaf kepada orangtua."
"Sudah selesai sebenarnya permasalahan ini," kata Juli, Jumat (10/1/2025).
Juli Sari menegaskan bahwa pihak yayasan tidak pernah mengeluarkan kebijakan siswa yang belum bayar SPP untuk duduk di lantai.
Menurutnya, wali kelas tersebut membuat peraturan sendiri tanpa ada konfirmasi kepadanya terlebih dahulu.
"Wali kelasnya membuat peraturan sendiri di kelasnya bahwa kalau anak tidak ada menerima rapor (tunggak SPP), tidak boleh menerima pelajaran dan mendudukkan siswa tersebut di lantai saat pelajaran berlangsung, tanpa kompromi dengan pihak sekolah," terangnya.
"Sebenarnya anak itu tidak menerima rapor karena belum melunasi SPP."
"Tapi tidak jadi permasalahan sebenarnya dan tetap bisa mengikuti pelajaran," terangnya.
Hanya saja, kata Juli Sari, miskomunikasi terjadi antara dia dan wali kelas.
Kasus ini tentu saja jadi pelajaran bagi kita semua. Bahwa pendidikan bagi seseorang jangan pernah dibedakan.
Karena jika ada ketimpangan, maka itu akan berhadapan dengan sisi kemanusiaan.(*)
Mengulik Opini Viral dari Wamen Stella: Uang Bikin Bahagia Bila Dibelanjakan untuk Orang Lain |
![]() |
---|
Geger, Oknum Jaksa Kasus Uang Palsu UIN Makassar Diduga Minta Uang 5 Miliar untuk Ringankan Tuntutan |
![]() |
---|
SOSOK Anggota DPRD Bebizie Disorot Usai Pamer Liburan ke Eropa: Eks Penyanyi Dangdut |
![]() |
---|
Terungkap, Inilah Penyebab Polisi Belum Ungkap Motif Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN |
![]() |
---|
Pria di Jambi ini Salah Rute saat Kabur usai Gagal Merampok, Malah Mempermudah Polisi Menangkapnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.