Banjir di Pelalawan
Banjir, Ini Akses Jalan yang Bisa Dilintasi Kendaraan di Langgam dan Pangkalan Kerinci
Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Langgam sampai saat ini belum bersih dari genangan air, meskipun debit Sungai Kampar telah menurun
TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pelalawan Riau sebagai besar telah surut memasuki hari ke-26.
Namun ada dua kecamatan yang masih dibelenggu air hingga Minggu (9/2/2025).
Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Langgam sampai saat ini belum bersih dari genangan air, meskipun debit Sungai Kampar telah menurun dan luapan air jauh berkurang.
Beberapa akses jalan yang sebelumnya lumpuh akibat genangan air, sudah bisa dilalui kendaraan.
Tetapi masih ada jalur darat yang belum lepas dari belenggu banjir.
"Hari ini debit Sungai Kampar turun 12 centimeter, tinggal 2,81 meter di atas batas normal," ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (9/2/2025).
Baca juga: Banjir Pelalawan Belum Surut Total, Tapi Karhutla Sudah Muncul, Tim Gabungan Turun ke Lokasi
Baca juga: Jalintim Kilometer 83 Pelalawan Rusak Parah Akibat Banjir, BPBD: Sudah Disampaikan ke BPJN Riau
Zulfan menyampaikan, banjir masih terpantau di Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Langgam, tepat daerah yang berada di bantaran Sungai Kampar.
Pasalnya, level air sungai belum sepenuhnya normal. Kedepan kondisi banjir akan semakin surut dan normal seperti sebelum terjadinya bencana banjir.
Komandan Koramil (Danramil) 09 Langgam, Kapten Arh Aswin Sembiring menyampaikan debit Sungai Kampar menurun jauh dibandingkan Bulan Januari lalu.
Namun wilayah Pangkalan Kerinci dan Langgam masih terpantau beberapa wilayah yang terendam banjir.
Di Kecamatan Pangkalan Kerinci, genangan air masih cukup dalam di Desa Rantau. Akses jalan menuju perkampungan terendam setinggi 20 Centimeter dengan panjang 300 meter dan belum bisa dilalui kendaraan.
"Sebanyak 30 Kepala Keluarga masih terdampak. Tapi fasilitas umum dan fasilitas sosial tak ada lagi yang terendam," papar Kapten Aswin.
Sedangkan Desa Kuala Terusan sudah jauh berkurang. Air yang merendam akses jalan tinggal 20 Cm lagi dan sudah bisa dilalui kendaraan roda 2 maupun roda 4. Tapi pemukiman masyarakat yang terdampak banjir sebanyak 45 KK.
Beberapa jalan penghubung yang sebelumnya tak bisa dilewati kendaraan karena banjir yang cukup dalam, sudah bisa dilalui di Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat dan Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota.
Termasuk Jalan Sultan Syarif Hasim yang terendam beberapa titik dan sempat lumpuh selama 2 pekan. Sebagain besar air sudah surut dan tinggal satu titik saja setinggi 15 Cm. Kendaraan masyarakat sudah bisa melintas.
| Banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan Surut Total, Masyarakat Harus Tetap Waspada |
|
|---|
| Debit Air Turun 15 Cm, Hari Kedua Banjir Landa Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan |
|
|---|
| Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan Kembali Dilanda Banjir Akibat Luapan Sungai Nilo |
|
|---|
| Banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan Surut, Jalan dan Bangunan Tak Tergenang Lagi |
|
|---|
| Satu Keluarga Mengungsi, Banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan Meluas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/banjir-di-Kecamatan-Pangkalan-Kerinci-dan-langgam.jpg)