Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Banjir di Pelalawan

Banjir, Ini Akses Jalan yang Bisa Dilintasi Kendaraan di Langgam dan Pangkalan Kerinci

Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Langgam sampai saat ini belum bersih dari genangan air, meskipun debit Sungai Kampar telah menurun

Penulis: johanes | Editor: Sesri
FOTO/Dok Koramil 09 Langgam
BANJIR - Kondisi banjir di Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Langgam, Minggu (9/2/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pelalawan Riau sebagai besar telah surut memasuki hari ke-26. 

Namun ada dua kecamatan yang masih dibelenggu air hingga Minggu (9/2/2025).

Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Langgam sampai saat ini belum bersih dari genangan air, meskipun debit Sungai Kampar telah menurun dan luapan air jauh berkurang. 

Beberapa akses jalan yang sebelumnya lumpuh akibat genangan air, sudah bisa dilalui kendaraan.

Tetapi masih ada jalur darat yang belum lepas dari belenggu banjir.

"Hari ini debit Sungai Kampar turun 12 centimeter, tinggal 2,81 meter di atas batas normal," ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (9/2/2025). 

Baca juga: Banjir Pelalawan Belum Surut Total, Tapi Karhutla Sudah Muncul, Tim Gabungan Turun ke Lokasi 

Baca juga: Jalintim Kilometer 83 Pelalawan Rusak Parah Akibat Banjir, BPBD: Sudah Disampaikan ke BPJN Riau

Zulfan menyampaikan, banjir masih terpantau di Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Langgam, tepat daerah yang berada di bantaran Sungai Kampar.

Pasalnya, level air sungai belum sepenuhnya normal. Kedepan kondisi banjir akan semakin surut dan normal seperti sebelum terjadinya bencana banjir. 

Komandan Koramil (Danramil) 09 Langgam, Kapten Arh Aswin Sembiring menyampaikan debit Sungai Kampar menurun jauh dibandingkan Bulan Januari lalu.

Namun wilayah Pangkalan Kerinci dan Langgam masih terpantau beberapa wilayah yang terendam banjir.

Di Kecamatan Pangkalan Kerinci, genangan air masih cukup dalam di Desa Rantau. Akses jalan menuju perkampungan terendam setinggi 20 Centimeter dengan panjang 300 meter dan belum bisa dilalui kendaraan. 

"Sebanyak 30 Kepala Keluarga masih terdampak. Tapi fasilitas umum dan fasilitas sosial tak ada lagi yang terendam," papar Kapten Aswin.

Sedangkan Desa Kuala Terusan sudah jauh berkurang. Air yang merendam akses jalan tinggal 20 Cm lagi dan sudah bisa dilalui kendaraan roda 2 maupun roda 4. Tapi pemukiman masyarakat yang terdampak banjir sebanyak 45 KK. 

Beberapa jalan penghubung yang sebelumnya tak bisa dilewati kendaraan karena banjir yang cukup dalam, sudah bisa dilalui di Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat dan Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota.

Termasuk Jalan Sultan Syarif Hasim yang terendam beberapa titik dan sempat lumpuh selama 2 pekan. Sebagain besar air sudah surut dan tinggal satu titik saja setinggi 15 Cm. Kendaraan masyarakat sudah bisa melintas. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved