Kamis, 30 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

Ternyata Beginilah Cara Polisi Mengintimidasi Band Sukatani hingga Bikin Video Minta Maaf ke Publik

Teror itu dilakukan setiap waktu hingga personel band Sukatani tak berdaya. Sampai ada satu titik mereka bikin video minta  maaf

Tayang:
Editor: Budi Rahmat
Medsos/ Kompas.com
INTIMIDASI SUKATANI - Band punk Sukatani mengaku telah mendapatkan intimidasi hingga mereka terpaksa meminta maaf di media sosial 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Terungkap, beginilah cara polisi mengintimidasi personel band Sukatani hingga mereka membuat video klarifikasi soal lagi Bayar Bayar Bayar 

Meski tak secara langsung, namun teror dirasakan para personel band Sukatani. 

Itu berlangsung berhari-hari hingga mereka berada selama tekanan yang akhirnya mengharuskan mereka untuk membuat video permintaan maaf.

Baca juga: Menuntut Ketegasan Kapolri Listyo: Periksa Kapolda Jateng, Copot Polisi Intimidasi Band Sukatani

Lantas, mengapa band Sukatani baru membukanya sekarang ? 

Ternyata usai dalam tekanan tinggi sampai membuat video permintaan maaf, band Sukatani masih kesulitan untuk kembali move on.

Dukungan publik yang kemudian menjadikan personel band Sukatani mampu bangkit lagi.

Salah satunya dengan menolak tegas permintaan Kapolri untuk jadi band duta polisi 

Beginilah cerita lengkapnya bentuk Intimidasi polisi pada band Sukatani.

Grup band post-punk Sukatani yang dikenal lewat lagu “Bayar Bayar Bayar” memberikan pernyataan terbaru pada Sabtu (1/3/2025).

Melalui unggahan di akun Instagram @sukatani.band, dua personelnya, Muhammad Syifa Al Lutfi dan Novi Citra Indriyati, mengungkapkan bahwa mereka masih dalam proses pemulihan setelah mengalami tekanan dan intimidasi sejak Juli 2024.

"Hallo kawan-kawan, mau mengabarkan bahwa kami dalam keadaan baik namun masih dalam proses recovery pascakejadian bertubi yang selama ini kami hadapi sejak Juli 2024 lalu," tulis Sukatani dalam unggahan tersebut.

Baca juga: LUAR BIASA, Ratusan Polisi Amankan Konser Band Sukatani agar bisa Nyanyikan Lagu Bayar Bayar Bayarr

Band asal Purbalingga, Jawa Tengah ini mengaku menerima tekanan dari pihak kepolisian, yang akhirnya mendorong mereka untuk mengunggah video klarifikasi terkait lagu mereka yang sempat viral.

"Tekanan dan intimidasi dari kepolisian terus kami dapatkan, hingga akhirnya video klarifikasi atas lagu yang berjudul ‘Bayar Bayar Bayar’ kami unggah melalui media sosial," lanjut mereka.

Mereka juga mengungkapkan mengalami kerugian baik secara materiil maupun nonmateriil. Namun, dukungan dari masyarakat membuat mereka tetap bertahan menghadapi situasi tersebut.

Diburu Intel, Personel Band Merasa Diteror

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved