Selasa, 7 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Minta Bilik Asmara, Satu di Antara Pemicu Puluhan Napi Lapas Kutacane Aceh Kabur

Puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP), kabur dari Lapas Kutacane, Aceh, Senin (10/3/2025) petang.

Editor: Ariestia
Foto/Capture Video Warga
LOMPAT PAGAR - Puluhan narapidana Lapas kelas II B Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, kabur menjelang berbuka puasa, Senin (10/3/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP), kabur dari Lapas Kutacane, Aceh, Senin (10/3/2025) petang.

Tercartat 49 orang yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kutacane, Aceh Tenggara itu.

Dari jumlah tersebut 14 sudah tertangkap, sedangkan 35 orang lainnya masih diburu.

Informasi tersebut diperoleh Serambinews.com dari Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas), Provinsi Aceh, Yan Rusmanto, pada Selasa (11/3/2024) pagi.

Salah seorang warga Aceh Tenggara, Eko Saputra, menuturkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.20 WIB. 

"Mereka kabur secara beramai-ramai, kabarnya lewat atap lapas," kata Eko, dikutip dari Serambinews.com. 

Sedangkan berdasarkan video yang beredar luas di media sosial, para napi terlihat berlarian secara bergerombolan.

Mereka melompati pintu pagar depan lapas yang lepas untuk melarikan diri.

Situasi di depan lapas pun sempat kacau, dengan lalu lintas yang macet.

Mereka lari berhamburan hingga beberapa di antaranya terlihat mengadang pengguna jalan yang lewat di depan Lapas.

Pedagang takjil di depan Lapas tersebut juga kaget, bahkan berteriak ketika melihat begitu banyak penghuni Lapas yang kabur.

Semua yang kabur hampir tidak ada yang mengenakan sandal, apalagi sepatu.

Beberapa di antaranya malah terlihat lari tanpa baju, hanya mengenakan celana pendek saja.

Bobol Plafon, Dobrak Pintu, Lalu Kabur

Kejadian ini menambah daftar panjang kasus serupa yang kerap terjadi di Indonesia, di mana faktor kepadatan lapas yang melebihi kapasitas dan kelalaian aparat kerap menjadi pemicu utama.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved