Kamis, 30 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

VIRAL Perawat di Labuhanbatu Dianiaya Pria Berbaju Loreng, Ternyata Pelaku 'Agak Laen'

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Teuku Rivanda Ikhsan mengatakan pelaku sudah ditangkap.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PERAWAT DIANIAYA: Jepretan layar seorang perawat di salah satu klinik yang berada di Kelurahan Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu dipukul dan dicekik pria memakai kaus loreng Tentara Nasional Indonesia (TNI), Selasa (25/3/2025). Belakangan diketahui, pelaku merupakan orang dalam gangguan kejiwaan dan kini sudah ditangkap. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Media sosial dihebohkan dengan rekaman video yang memperlihatkan aksi kekerasan terhadap seorang perawat di sebuah klinik di Labuhanbatu.

Dalam video tersebut, seorang pria dengan pakaian bercorak loreng terekam melakukan penyerangan fisik terhadap perawat yang sedang merekam kegiatan di tempatnya bekerja.

Serangan tersebut meliputi pemukulan dan pencekikan, yang membuat perawat tersebut sangat ketakutan.

Polres Labuhanbatu telah mengamankan pelaku, yang diidentifikasi sebagai Lias Indra. 

Dari informasi yang didapatkan pelaku merupakan warga sipil yang diduga mengalami gangguan kejiwaan sejak lama

"Terhadap proses penyelidikan yang telah dilakukan sampai dengan saat ini bahwa pelaku mengalami depresi atau gangguan kejiwaan sejak Sekolah Dasar,"kata Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Teuku Rivanda Ikhsan, Rabu (26/3/2025).

Rivanda mengatakan, dari keterangan ibu kandung pelaku, anaknya sempat mengalami kecelakaan saat masih sekolah dasar.

Baca juga: Padahal Cicilan Lunas, Pria di Gorontalo Dikeroyok 6 Debt Collector, Kini Malah Saling Lapor

Baca juga: Hotman Paris Mengaku Dihubungi Perwira Polisi Bantu Keluarga 3 Polisi Gugur Tertembak di Way Kanan

Hal itulah yang diduga membuatnya menjadi orang dalam gangguan kejiwaan.

Namun demikian proses penyelidikan masih berlangsung.

Rencananya, Polisi juga akan memeriksa kejiwaannya untuk membuktikan.

"Namun demikian akan dilakukan pemeriksaan kejiwaan nantinya untuk memastikan kondisi daripada terlapor."

Rivanda mengatakan penganiayaan yang dialami seorang perawat bernama Sendari Puspita (33) terjadi di salah satu tempat praktik dokter di Jalan Aek Paing Atas, Kecamatan Rantau Utara, Selasa 25 Maret kemarin pagi. 

Awalnya, pelaku mendatangi tempat praktik tersebut untuk berobat dan korban mengecek kondisi pelaku. 

Setelah diperiksa, korban mengambil obat untuk diberikan ke pelaku.

Namun pelaku tiba-tiba langsung memukul dan mencekik korban hingga terjatuh. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved