Kamis, 30 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

Jurus 'Cabul' Guru Silat di Wonogiri Terbongkar: 7 Muridnya Melapor Telah Dilecehkan

Modus yang digunakan S adalah mengajak murid-muridnya untuk beristirahat saat latihan silat berlangsung.

Tayang:
pexel/net
SISWI SMK MELAHIRKAN - Seorang siswi SMK di Medan awalnya dicabuli. Hamil dna melahirkan. Kini ditetapkan tersangka 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang guru silat berinisial S (56) di Wonogiri, Jawa Tengah, kini berurusan dengan pihak kepolisian setelah adanya laporan dugaan pencabulan terhadap murid-murid perempuannya.

Polres Wonogiri menerima laporan dari tujuh orang murid yang masih di bawah umur terkait kasus tersebut.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, menjelaskan bahwa pelaku yang berasal dari Purwantoro ini berhasil ditangkap di Ponorogo, Jawa Timur.

Modus yang digunakan S adalah mengajak murid-muridnya untuk beristirahat saat latihan silat berlangsung.

Pelaku kemudian melakukan pengobatan dan meraba-raba tubuh korban.

"Perbuatan itu sudah dilakukan berulang kali oleh pelaku kepada korban serta dimungkinkan juga ada siswa lainya yang juga dilecehkan oleh pelaku," ucapnya, Kamis (3/4/2025), dikutip dari TribunSolo.com.

Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan perbuatan pelaku kepada orang tua.

Baca juga: TERIMA KASIH Lirih Briptu Abdul Azis yang Berlumuran Darah Usai Dibegal

Baca juga: Misteri Mayat Perempuan 52 Tahun Terkubur Setengah Badan di Sumut: Nurolom Dibunuh Pacar Brondongnya

Kasus pencabulan murid dilaporakan pada Jumat (14/3/2025) lalu. 

Sejumlah langkah dilakukan penyidik mulai memeriksa saksi, mengecek hasil visum serta tes psikologi korban.

"Berdasarkan itu, kami langsung bergerak untuk mengamankan pelaku. Pelaku diamankan pada Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di wilayah Kabupaten Ponorogo," imbuhnya.

Pelaku telah ditahan di Mapolres Wonogiri untuk proses penyelidikan.

Para korban yang melapor berusia sekitar 15 tahun hingga 17 tahun.

Aksi pencabulan dilakukan dalam kurun waktu September 2023 sampai April 2024.

"Tujuh anak perempuan ini menjadi korban tindak asusila pelaku inisial S sejak tahun 2023, korban seluruhnya merupakan warga Kecamatan Purwantoro," katanya.

Ia meminta warga yang pernah dilecehkan S untuk melapor.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved