Waspada Titik Api Tak Terpantau Satelit, BPBD Pelalawan Patroli ke Daerah Rawan Karhutla
Tim BPBD Pelalawan melakukan pemantauan titik api di daerah yang selama ini selalu muncul titik api setiap musim kemarau.
Penulis: johanes | Editor: Theo Rizky
TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan Riau mulai menggalakan patroli titik api dalam mengantisipasi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Bulan April ini.
Tim BPBD Pelalawan melakukan pemantauan titik api di daerah yang selama ini selalu muncul titik api setiap musim kemarau.
Di antaranya Kecamatan Ukui, Teluk Meranti, Kuala Kampar, Pangkalan Kerinci, dan Langgam.
Bahkan tidak jarang titik api yang terdeteksi telah menjadi Karhutla yang meluas. Sehingga sulit untuk dipadamkan oleh petugas gabungan.
"Hari ini anggota patroli di wilayah Ukui tepatnya di daerah Taman Nasional Tesso Nilo. Masih nihil titik api," tutur Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (16/4/2025).
Ia menyebutkan, patroli titik api akan terus ditingkatkan di wilayah yang selama ini menjadi langganan Karhutla.
Untuk memadamkan penanggulangan apabila ditemukan api Karhutla di areal hutan atau semakin belikan maupun di lahan masyarakat.
Baca juga: Pelalawan Belum Bisa Tetapkan Status Siaga Darurat, BPBD: Dua Bulan Nihil Kasus Karhutla
Baca juga: Damkar Pelalawan Evakuasi Ular Piton 1 Meter Lebih dari Plafon Rumah Warga Pangkalan Kerinci
Selain itu, patroli rutin juga mengantisipasi adanya firespot yang tidak terdeteksi oleh satelit BMKG maupun aplikasi dashboard Lancang Kuning milik Polda Riau.
Kondisi itu sering terjadi di Pelalawan, saat hotspot dan firespot terpantau nihil namun ada Karhutla yang sedang membara.
"Memang dua hari kemarau cukup kuat. Kita kuatir muncul titik api. Makanya harus dipantau terus," kata Zulfan.
Berdasarkan data BPBD Pelalawan, dua bulan terakhir belum ada kasus Karhutla yang muncul. Termasuk sebaran hotspot masih minim di wilayah Pelalawan.
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)
| Hampir 800 Hektare Lahan Terbakar Akibat Karhutla di Pelalawan 2026 Ini, Sebagian Besar Gambut |
|
|---|
| Hujan Dinilai Efektif Hilangkan Firespot dan Hotspot di Pelalawan, BPBD: OMC Dilanjutkan BNPB |
|
|---|
| Pemkab Pelalawan Kejar Target 3.076 SR, Satgas Percepatan Jargas Dibentuk |
|
|---|
| Ini Besaran Luas Lahan Gambut Terbakar di Gambut Mutiara dan Pangkalan Terap Pelalawan |
|
|---|
| Besok ASN Pemkab Pelalawan Mulai WFH, Presensi Online dari Rumah Sesuai Jam Kerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/lokasi-Karhutla-Simpang-Samak-Kelurahan-Pangkalan-Kerinci-Timur.jpg)