Jumat, 15 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Dugaan Perampokan dan Pembunuhan IRT di Kampar Masih Diselidiki, Beberapa Orang Dicurigai

Kapolres Kampar, AKP. Mihardi Mirwan mendatangi rumah korban pada Sabtu (19/4/2025) dan berdoa bersama keluarga. Kapolres memberikan atensi khusus

Tayang:
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Sesri
FOTO/DOK
Kapolres Kampar dan keluarga berdoa di dapur rumah korban di Dusun Kampung Lintang Desa Tambang Kecamatan Tambang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Pelaku pembunuhan seorang ibu rumah tangga di Dusun Kampung Lintang Desa Tambang Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar hingga saat ini belum terungkap.

Lisma Dona Riasta, 43 tahun, yang ditemukan tewas bersimbah darah pada Minggu (23/2/2025) lalu di rumahnya.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kampar, AKP. Mihardi Mirwan mendatangi rumah korban pada Sabtu (19/4/2025) dan berdoa bersama keluarga.

Momen itu dilakukannya saat mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang masih digaris polisi. 

Dugaan sementara, pelaku menghabisi nyawa korban saat melakukan perampokan.

Ini didasari pengakuan putri korban, Rani yang menyebut tas berisi uang tunai Rp40 juta raib setelah kejadian. Selain itu dua buah cincin di jari korban.

Mirhadi memberikan arahan (briefing) dan konsolidasi dengan Tim Penyidik dan Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor (Kanit Reskrim Polsek) Tambang. 

Baca juga: Kasat Reskrim, Kasat Lantas dan 2 Kapolsek di Polres Kampar, Ini Pejabat Barunya

Baca juga: Masih Berstatus Tersangka, Anggota DPRD Kampar Ini Juga Diperiksa dalam Korupsi Kehutanan

Kapolres yang belum dua pekan menjabat ini, tampaknya memberi atensi terhadap kasus tersebut. Ia menitikberatkan pengungkapan kasus ini. 

"Saya ingin semua pihak terlibat dalam pengungkapan kasus ini bersatu padulah dan  berkomitmen untuk mengungkap kasus ini secepat mungkin," pintanya.

Ia memberikan petunjuk dan arahan (jukrah) terkait upaya penyidikan mengungkap pelaku. Ia neminta materi pemeriksaan terhadap orang yang dicurigai agar dipertajam.  

"Kita harus tajam dalam menganalisa perilaku dan aktivitas rutin dari setiap orang yang dicurigai," ujarnya. 

Ia bahkan menyebut latar belakang orang yang patut dicurigai. Antara lain seorang perempuan teman korban, dua pria tetangga korban, dan satu pria diduga pacar korban. 

Terhadap kakak dan adik korban, Kapolres meminta keluarga untuk memberi informasi sekecil apapun. Ia menyatakan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin mengungkap pelaku.

( Tribunpekanbaru.,com/ Fernando Sihombing)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved