Paus Fransiskus di Hati Pemuda Katolik Komda Riau: Gembala Cinta Kasih dan Persaudaraan Sejati
Termasuk bagi umat Katolik di Provinsi Riau. Kebijakan-kebijakan yang dilakukan Paus Fransiskus menjadi inspirasi penting
TRIBUNPEKANBARU.COM - Selama memimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus adalah sosok yang sangat berkesan bagi Umat di seluruh dunia.
Paus Fransiskus dipandang sebagai gembala yang membawa pesan belas kasih dan kerendahan hati, mengingatkan kembali pada nilai-nilai inti ajaran Injil tentang kepedulian terhadap sesama, terutama yang paling rentan.
Dengan gaya kepemimpinannya yang sederhana dan fokus pada kaum miskin, migran, serta isu-isu lingkungan global, Paus Fransiskus menginspirasi banyak umat untuk hidup lebih otentik dalam iman mereka dan secara aktif terlibat dalam membawa kebaikan bagi dunia.
Bagi banyak umat, kehadirannya membawa harapan baru bagi reformasi dan pembaharuan dalam Gereja, mendorong dialog, keterbukaan, dan perjalanan iman yang lebih pribadi dan berkomitmen pada keadilan sosial.
Termasuk bagi umat Katolik di Provinsi Riau. Kebijakan-kebijakan yang dilakukan Paus Fransiskus menjadi inspirasi penting dalam menjaga dan memperkuat kerukunan antar umat beragama di Riau yang majemuk.
"Salah satunya terkait Dokumen Persaudaraan Manusia atau Dokumen Abu Dhabi yang ditandatangi oleh Paus Fransiskus dan Ahmad el-Tayeb, Imam Agung Al-Azhar, pada 4 Februari 2019.
Dokumen tersebut menghimbau kepada seluruh umat dunia agar menjalin persaudaraan sejati dan hidup berdampingan dalam kedamaian dan saling menghormati, terlepas dari perbedaan agama, ras, atau kepercayaan.
Ia secara tegas menyerukan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan, kebencian, dan ekstremisme yang merusak tatanan masyarakat," kata Ketua Pemuda Katolik Komda Riau, Agustinus Dian Barnawan dalam siaran persnya, Senin (21/4/2025).
Seruan menjaga kerukunan umat beragam itu kemudian dipertegas oleh Paus Fransiskus saat berkunjung ke Indonesia pada September 2024 lalu.
Saat itu, kata Dian, salah satu momen yang cukup menarik perhatian dunia adalah kasih sayang yang ditunjukkan oleh Paus Fransiskus dengan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.
Kepala Paus Fransiskus dicium Nasaruddin sebanyak dua kali. Setelah itu, Paus Fransiskus membalas Nasarudddin Umar dengan mencium tangannya dua kali.
"Momen itu akan dicatat sejarah bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk menjalin persaudaraan sejati dan menunjukkan kasih sayang antar sesama manusia, bahwa dialog serta jembatan persahabatan bisa dibangun di atas dasar kasih dan penghargaan timbal balik," tegasnya.
Sosok Paus Fransiskus bagi organisasi Pemuda Katolik, kata Dian juga sangat berkesan.
Sebab, pada Agustus 2024 lalu Ketua Umum Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma mengunjungi Vatikan dan bertemu dengan Paus Fransiskus bersama organisasi pemuda lintas agama di Indonesia
Salah satu agenda pertemuan itu ialah penandatanganan Deklarasi Jakarta-Vatikan.
| Pemuda Katolik Komda Riau Sukses Gelar Seminar Pemberdayaan Perempuan dan MAPENTA Raya |
|
|---|
| Gerah dengan Intoleransi di Sukabumi, Pemuda Katolik Desak Proses Hukum dan Pemulihan Trauma Anak |
|
|---|
| FOTO: Makam Paus Fransiskus di Basilika Santa Maria Maggiore, Dibuat Sederhana Sesuai Wasiat |
|
|---|
| Mengapa Paus Fransiskus Pilih Dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore? Ternyata Ini Maknanya |
|
|---|
| Pemimpin Dunia Beri Penghormatan Terakhir untuk Paus Fransiskus yang Dimakamkan Sabtu 26 April 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/KOMDA-RIAU-Paus-Fransiskus.jpg)