Sabtu, 2 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Idul Adha 2025

Sapi Kurban di Pekanbaru Mulai Banyak Dibooking Pembeli Jelang Idul Adha

Pedagang Sapi di Kota Pekanbaru mengaku sudah mulai banyak melayani pembeli jelang perayaan hari raya idul Adha di Kota Pekanbaru

Tayang:
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution
SAPI KURBAN - Purwanto saat sedang menunggu pembeli di kandang sapi miliknya yang berada di Kulim, Pekanbaru, Kamis (14/5/2025). Diakuinya, sejumlah sapi di Pekanbaru sudah banyak yang dibooking. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pedagang Sapi di Kota Pekanbaru mengaku sudah mulai banyak melayani pembeli jelang perayaan hari raya idul Adha di Kota Pekanbaru, pembeli sudah banyak membooking sapi yang mereka jual.

Bookingan yang dilakukan pembeli ini sudah dilakukan sejak sebulan terakhir untuk disembelih pada hari raya kurban nanti yang jatuh pada 6 Juni 2025 mendatang.


Seperti Purwanto misalnya penjual sapi di Kulim Pekanbaru, dari 22 ekor sapi miliknya, sudah dibeli 18 ekor dan hanya tersisa empat ekor lagi untuk jenis sapi Bali.


Sedangkan untuk sapi jenis limousin masih tersisa empat ekor juga yang belum dibeli. Menurutnya setiap hari pembeli berdatangan ke tempat jualannya yang berada di jalan Seroja Kota Pekanbaru itu.


"Ada yang sudah booking sejak jauh-jauh hari, ada yang memang datang setiap hari juga kesini, tinggal dikit lagi yang belum laku,"ujar Mas Pur sapaan akrabnya.


Purwanto mengakui untuk harga sapi kurban tahun ini, masih sama dengan tahun sebelumnya, untuk sapi berat standar 90 hingga 100 kilogram daging masih dikisaran Rp 19 juta, sedangkan dibawahnya masih ada yang Rp18 jutaan dan Rp17 jutaan juga.


"Kalau rata-rata harganya relatif sama dengan tahun lalu, tidak berubah, permintaan juga sepertinya masih sama,"ujar Pur.


Sapi Purwanto ini sendiri merupakan sapi yang dibeli dan didatangkan dari wilayah Timur Indonesia Nusa Tenggara Timur (NTT), sesampainya di Pekanbaru dilakukan penggemukan.


"Kalau peminatnya yang banyak itu, sapi jenis Bali di Riau,"ujarnya.


Untuk pembeli sendiri menurut Pur, biasanya dominan berasal dari wilayah Kota Pekanbaru, bahkan yang sudah menjadi langganannya setiap tahun.


Lalu untuk untungnya sendiri memang pemilik sapi ini cukup banyak mengeluarkan tenaga dan waktu jelang hari H Idul Adha, terutama menyiapkan makanan rumput dan vitaminnya setiap hari.


Satu ekor sapi ini biasanya modalnya 9 sampai 10 juta, sementara untuk dijual bisa mencapai rata-rata Rp19 jutaan.


Sementara itu, pemilik kandang sapi lainnya di Kota Pekanbaru Didit juga mengaku saat ini pembeli sapi kurban sudah mulai banyak beli sapi di kandangnya yang berada di Jalan Hangtuah Tenayan Raya.


"Pembelinya paling banyak itu dari Pekanbaru juga, karena kalau di daerah biasanya banyak juga petani sapi di kebun-kebun sawit,"ujar Didik.


Didik mendatangkan sapi dari Rokan Hilir yang dibelinya dari para petani sawit disana, menurutnya ia tidak banyak mengambil untung untuk satu ekor sapinya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved