Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

Demi Prabowo dan Presiden Prancis, Candi Borobudur Dipasang Eskalator

Oleh karena itu, fasilitas khusus diperlukan untuk memudahkan kedua pemimpin negara itu mengakses Candi Borobudur.

Tangkapan layar Instagram/@novir007)
Viral, candi borobudur dipasang alat, diduga untuk ekskalator. Saat ini kawasan Candi Borobudur ditutup untuk umum, Senin (26/5/2025).( 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyebut Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron akan menaiki Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Mereka akan menggunakan stairlift.

Starilift ini pun menjadi sorotan dan viral di media sosial.

Hasan menjelaskan bahwa keputusan ini diambil mengingat waktu kunjungan Prabowo dan Macron yang terbatas.

Oleh karena itu, fasilitas khusus diperlukan untuk memudahkan kedua pemimpin negara itu mengakses Candi Borobudur.

"Jadi Presiden Prancis tentu dalam kunjungan kenegaraan waktunya terbatas. Bukan kayak kita kalau liburan ke Borobudur seharian di situ.

Waktunya ketat, waktunya terbatas, sehingga juga disiapkan fasilitas untuk memudahkannya agar bisa menapaki setiap tingkat yang ada di Borobudur," ujar Hasan di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2025).

"Pemerintah menyiapkan ramp, jadi semacam jalan setapak yang tidak pakai tangga untuk sampai level 4. Kemudian juga menyiapkan nanti, namanya apa itu? Stairlift.

Stairlift itu kalau di rumah-rumah biasanya dipasang di pinggiran tangga untuk bawa orang untuk naik ke lantai berikutnya.

Jadi dari lantai 5 ke lantai 8 mungkin nanti pakai, atau sampai lantai 7 itu nanti pakai stairlift supaya waktunya lebih efisien," sambungnya.

Baca juga: KRONOLOGI Nenek 92 Tahun Disidang: Diduga Palsukan Silsilah Keluarga, Keuntungan Rp 718 Miliar

Baca juga: Mama Aku Capek, Pengen Bobok Indah Saja Pesan Terakhir Petunjuk Kematian ART di Gresik

Hasan menjelaskan, penggunaan stairlift adalah demi membuat waktu lebih efisien.

Lagipula, kata dia, menaiki tangga ke atas Candi Borobudur pasti membuat keringat mengucur.

"Dalam keadaan kecapekan bisa kusut. Ini untuk lebih proper saja sebagai sebuah kunjungan kenegaraan," kata Hasan.

Sementara itu, Hasan menyebut pembangunan stairlift ini dibangun dengan pengawasan dari Kementerian Kebudayaan.

Dia mengatakan, tidak ada paku hingga bor dalam pemasangan stairlift.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved