Sabtu, 25 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Israel Serang Iran

Perbandingan Kekuatan Militer Israel vs Iran yang Kini Saling Gempur

Persiteruan Israel vs Iran makin panas. Iran Jumat malam (13/6/2025) melancarkan serangan balas dendam atas aksi Israel.

Editor: Ariestia
Tangkap layar YouTube AlJazeera Arabic
KONFLIK ISRAEL-IRAN - Tangkap layar YouTube AlJazeera Arabic 14 Juni 2025, memperlihatkan Iran mengaktifkan sistem pertahanan udaranya buntut serangan Israel. Serangan udara Israel menargetkan pangkalan udara di Bandara Mehrabad, Teheran. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Persiteruan Israel vs Iran makin panas. Iran Jumat malam (13/6/2025) melancarkan serangan balas dendam atas aksi Israel yang membom sejumlah wilayahnya pagi di hari yang sama.

Serangan Israel terhadap Iran menargetkan fasilitas nuklir di berbagai wilayah, kota-kota dan lokasi militer serta menyebabkan tokoh militer dan ilmuwan meninggal.

Iran mengklaim Israel telah menewaskan sedikitnya 78 orang, termasuk wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 320 lainnya. 

Iran pun membalas dengan meluncurkan gelombang rudal balistik ke Israel.

Setidaknya tiga orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Sirine meraung-raung kala proyektil Iran menghantam, sejumlah bangunan di Tel Aviv dan Yerusalem.

Melihat situasi saling serang tersebut, bagaimana sebenarnya kekuatan antara dua musuh bebuyutan ini?

Di atas kertas, Iran tampaknya memiliki keunggulan dalam hal jumlah personel maupun wilayah.

Penduduknya 88 juta penduduk dan luas wilayah 1,6 juta kilometer persegi (618.000 mil persegi).

Sementara Israel hanya berpenduduk 9 juta orang dan luas wilayah 22.000 kilometer persegi (8.500).

Dikutip dari kantor berita AP, pasukan Iran terbagi antara angkatan bersenjata reguler, yang umumnya ditugaskan untuk menjaga perbatasan Iran dan melaksanakan tugas-tugas militer yang lebih konvensional, dan Garda Revolusi paramiliter, termasuk Pasukan Quds elit, komando rudal strategis, dan pasukan siber.

Pasukan reguler memimpin sebagian besar pasukan, sekitar 600.000 orang. Sementara Garda Revolusi memiliki sekitar 200.000 personel yang terbagi dalam berbagai divisi. 

Sedangkan Israel, meskipun negara kecil, memiliki persediaan pasukan yang cukup besar.

Pasukan aktif sekitar 170.000 dan 400.000 pasukan cadangan. 

Meskipun kalah jumlah personil, peralatan militer Israel dikenal canggih menggunakan teknologi terkini AS dan Eropa. Selain itu industri pertahanan dalam negerinya dapat merancang, membangun, dan memelihara berbagai persenjataan untuk angkatan darat, laut, dan udara Israel yang tangguh.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved