Senin, 18 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Karhutla di Riau

Karhutla Meluas di Riau, Asap Sampai ke Permukiman Warga

kebakaran terparah terjadi di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Lokasi ini berdekatan langsung dengan Kota Pekanbaru. 

Tayang:
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Sesri
Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing
KARHUTLA - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kampar berusaha memadamkan kebakaran lahan dekat pemukiman warga, Selasa (24/5/2025) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Cuaca panas dan menyengat dalam beberapa hari terakhir membuat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di Provinsi Riau.

 Asap tipis pun mulai menyelimuti permukiman warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mencatat, hingga Senin (30/6/2025), setidaknya ada empat daerah yang sedang dilanda karhutla, yaitu Kabupaten Kampar, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, dan Kabupaten Rokan Hulu.

“Semua lokasi kebakaran saat ini masih dalam tahap pemadaman dan pendinginan,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Ghafur.

Ia menyebutkan, kebakaran terparah terjadi di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Lokasi ini berdekatan langsung dengan Kota Pekanbaru. 

"Asapnya sudah sampai ke kawasan permukiman karena yang terbakar adalah semak belukar. Lahan yang terbakar cukup luas," jelas Jim.

Upaya pemadaman dilakukan dari dua jalur, baik darat maupun udara. Helikopter water bombing diterjunkan untuk menjangkau area yang sulit dilalui dan jauh dari sumber air.

Baca juga: Karhutla 20 Hektare Lebih dalam 2 Hari di Kampar, Sengaja Dibakar di Kawasan Sungai Hijau?

Baca juga: Karhutla di Kawasan Sungai Hijau Kampar Padam dengan Bom Air dan Hujan, Segini Luas Terbakar

Di Rokan Hulu, titik api yang berada di wilayah perbukitan. Namun informasi terbaru yang diterima BPBD Riau, api sudah berhasil dipadamkan. 

Sementara di Kepulauan Meranti dan Indragiri Hulu saat ini masih dalam proses pemadaman dan pendinginan. Namun cuaca panas, angin kencang, dan lahan yang kering menyebabkan api cepat meluas begitu muncul satu titik api.

"Iya, memang beberapa hari ini cuaca panas sekali, jadi begitu muncul titik api cepat membesar nya," katanya.

Berdasarkan laporan harian yang dirilis BPBD Riau, hingga saat ini total luas lahan yang terbakar mencapai 172,48 hektare. 

Kebakaran tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, dengan wilayah terluas yang terdampak berada di Bengkalis seluas 31,20 hektare, disusul Dumai dengan 30,83 hektare, dan Rokan Hilir seluas 25,25 hektare. 

Sementara itu, Pelalawan mencatatkan 20 hektare lahan terbakar, diikuti Indragiri Hulu (13,70 hektare), Indragiri Hilir (13 hektare), dan Siak (12,22 hektare). 

Kabupaten Kampar juga melaporkan kebakaran seluas 10,25 hektare, sedangkan Rokan Hulu mencatatkan 6,5 hektare, Pekanbaru 6,33 hektare, Meranti 2,20 hektare, dan Kuantan Singingi (Kuansing) sebesar 1 hektare. 

(TribunPekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved