Rabu, 13 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

Gadis 17 Tahun Diduga jadi Korban Pelecehan Seksual Oknum Dokter, Netizen Langsung Bergerak

Viral seorang gadis berusia 17 tahun diduga jadi korban pelecehan seksual oleh oknum dokter. Netizen langsung turun tangan bikin heboh

Tayang:
Editor: Budi Rahmat
Tribun/net
PELECEHAN- Foto ilustrasi - Gadis 17 tahun diduga jadi korban pelecehan oleh oknum dokter 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dugaan kasus pelecehaan seksual yang dialami seorang gadis yang melibatkan seorang dokter yang berinisial JHS.

Dugaan pelecehan seksual tersebut kemudian menjadi viral setelah netizen bergerak terus memberikan komentarnya dan membuat kasusnya makin mendapat sorotan.

Bahkan netizen tak henti-henti menyuarakan keadilan dan hukum bagi terduga pelaku. Hingga sosok dokter JHS pun kini mendapat sorotan dan kasusnya terus mencuat ke permukaan.

Baca juga: PRIHATIN Melihat Kondisi Kesehatan Jokowi, Dokter Tifa : Ini Kondisi Serius, Tidak Main-main

Netizen yang jumlahnya hingga seribuan terus meninggalkan komentar dan membuat kasusnya kini menjadi perhatian publik.

Seperti apa dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter? 

Kasus ini viral di media sosial, setelah kakak dari korban menuliskan pengalaman adiknya yang diduga menjadi korban pelecehan seksual pasca menjalani operasi di RSUD Batara Guru, Kota Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Setelah kasus itu viral, warganet bersimpati dan meminta kasus ini diusut secara tuntas.

Mereka kompak membagikan postingan template instagram yang bertulis 'Stop Pelecehan Seksual'.

Dalam template Instagram tersebut tertulis:

"Seorang oknum dokter spesialis bedah mulut di rumah sakit di Kabupaten Luwu melecehkan seorang anak perempuan setelah melakukan operasi pencabutan gigi bungsu. Oknum tersebut memeluk dan tiba-tiba mencium kening korban yang baru memasuki usia 17 tahun. Setelah ditelusuri ternyata tindakan pelecehan tersebut sudah berulamg kali terjadi oleh oknum yang sama, namun banyak orang yang tutup mata. Sanksi dari rumah sakit hanya memberi pelaku skorsing selama 1 bulan. Intimidasi dari keluarga pelaku juga terjadi berupa mendatangi rumah korban, memaki, berteriak, melakukan pengancaman dan memfoto orang tua korban," 

Selain itu #kamibersamakorban dan #janganlindungipelaku juga bergema di postingan warganet.

Bahkan, template tersebut telah digunakan oleh 2,3 ribu orang.

Kakak korban, drg Vivi mengaku haru atas atensi positif yang diberikan oleh netizen.

Vivi menyampaikan terima kasih atas dukungan dari semua pihak atas kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa adiknya.

"Utuk 2 ribu orang yang sudah membantu share, saya ucapkan terima kasih banyak, terima kasih banyak sudah sama sama memperjuangkan kasus ini," bebernya, Selasa (1/6/2025).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved