Berita Viral

Keluarga Juliana Marins Tak Terima Hasil Autopsi RS Brasil Hanya Gara-gara Persoalan Sepele

Makin tak jelas. Keluarga Juliana Marins tak terima hasil autopsi RS Brasil. Mereka tak terima hanya gara-gara masalah sepele ini saja

Editor: Budi Rahmat
Tribun Bogor/net
HASIL AUTOPSI- Keluarga Juliana Marins malah tak terima hasil autopsi RS Brasil. Apa alasannya? 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sudah dilakukan autopsi di rumah sakit di Brasil sesuai dnegan permintaan , ternyata keluarga Juliana Marins malah tak bisa terima hasilnya.

Mereka masih saja menuntut kejelasan terkait dengan penyebab kematian anak gadisnya itu . Padahal sebelumnya keluarga Juliana Marins sempat mengatakan menyangsikan fasilitas rumah sakit di Indonesia.

Mereka kemudian kukuh melakukan pemeriksaan ulang pada jasad pendaki yang tewas akibat terjatuh di jurang Gunung Rinjani itu.

Baca juga: BEGINILAH Cara 18 Tersangka Dugaan Korupsi Pertamina Kuras Uang Negara hingga Rp 285 Triliun

Dan ketika hasil autopsi RS Brasil keluar, keluarga Juliana Marins malah tak menerimanya. lalu apa yang mereka inginkan ?

Ya, keluarga Juliana Marins, perempuan Brasil berusia 26 tahun yang tewas usai terjatuh saat mendaki Gunung Rinjani di Lombok, Indonesia, kembali menuntut kejelasan soal kematian putri mereka.

Mereka mengeklaim bahwa hasil otopsi kali kedua di Brasil tersebut justru mereka ketahui terlebih dahulu dari pemberitaan media, bukan dari pihak berwenang.

"Keluarga tidak menerima apa pun," kata Mariana Marins, kakak dari Juliana, kepada Globo, saat ditanya soal hasil otopsi lanjutan tersebut.

Hasil otopsi tidak diterima

Sebelumnya, jenazah Juliana Marins sempat diotopsi di Rumah Sakit Bali Mandara, Denpasar, Indonesia.

Namun, keluarga Juliana merasa belum mengetahui lebih jelas penyebab dan waktu kematian wanita berusia 26 tahun tersebut karena hasil otopsi diberikan setelah pihak rumah sakit melakukan konferensi pers.

Keluarga Juliana pun meminta dilakukan otopsi ulang untuk menyelidiki apakah ada dugaan kelalaian dalam proses penyelamatan oleh pihak berwenang Indonesia.

Setibanya di Brasil pada Selasa (1/7/2025) jasad Juliana langsung dibawa ke Institut Medis Legal (IML) Afranio Peixoto, di Rio de Janeiro, untuk pemeriksaan forensik tambahan.

Otopsi kedua ini dilakukan dengan pengawasan perwakilan keluarga dan ahli dari Kepolisian Federal Brasil.

Pihak keluarga juga tidak melakukan kremasi pada jasad Juliana untuk berjaga-jaga jika dilakukan pemeriksaan ulang.

Kendati demikian, informasi hasil otopsi kembali didapat keluarga lewat media sebelum menerima pemberitahuan resmi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved