Rabu, 3 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Tidur Sama Anak, Mama Muda Nyaris Dirupaksa Tetangga di Palembang, Untung Suami Pulang

Dugaan percobaan pemerkosaan mama muda gegerkan Palembang, pelaku kini diburu Polisi.

Tayang:
Editor: Theo Rizky
Sripoku.com/Andyka Wijaya
KORBAN RUDAPAKSA - AA (23) IRT yang ngaku korban percobaan rudapaksa masih terlihat trauma dan menangis tersedu-sedu mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang, Senin (28/7/2025), pagi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pengalaman traumatis menimpa seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial AA (23) di Palembang, Sumatera Selatan.

Betapa tidak, seorang tetangganya mencoba memperkosanya saat ia tidur bersama anaknya.

Dugaan percobaan pemerkosaan tersebut dilaporkannya ke Polrestabes Palembang, Senin pagi (28/7/2025).

Korban yang masih tampak trauma datang bersama adik iparnya sambil menangis tersedu-sedu.

Peristiwa memilukan ini terjadi di rumah korban yang berada di wilayah Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, pada Sabtu malam (26/7/2025) sekitar pukul 20.30 WIB.

Menurut pengakuan korban, saat itu dirinya sedang tidur bersama anaknya di ruang depan rumah.

Baca juga: Sadisnya Rozi Yanto Saat Culik, Rudapaksa dan Habisi Nyawa Siswi Kelas 1 SD di OKI

Pintu rumah memang dalam keadaan tertutup tapi tidak terkunci.

“Saya sedang tidur dengan anak di ruang depan. Tiba-tiba pelaku masuk rumah dengan mengendap-endap dan langsung membekap mulut saya,” kata AA kepada petugas sambil menangis.

Terlapor diketahui bernama AN, tetangga korban sendiri.

Ia diduga nekat masuk ke rumah korban dan mencoba melakukan tindakan tidak senonoh. 

Korban tidak bisa melawan karena dalam posisi terkejut dan ketakutan.

Baca juga: Terkuak Saat Rekonstruksi, Sebelum Jasad Amelia Putri Diborgol, 3 Pelaku Rudapaksa Korban

Beruntung, saat kejadian suami korban tiba-tiba pulang ke rumah, sehingga pelaku panik dan melarikan diri melalui pintu belakang.

“Saya tidak bisa berteriak. Tapi saat suami pulang, pelaku langsung kabur,” jelas AA.

Korban kini mengalami trauma dan berharap pelaku segera ditangkap serta dihukum sesuai hukum yang berlaku.

“Saya tidak terima dan ingin pelaku ditangkap. Saya masih sangat takut,” ujarnya lirih.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved