Senin, 18 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Di Tengah Jeritan Defisit dan Efisiensi, DPRD Siak Diam-diam Kunker ke Bali

Informasi yang dihimpun menyebutkan, anggota DPRD Siak sedang melakukan perjalanan dinas bertajuk studi tiru ke Bali

Tayang:
Penulis: Mayonal Putra | Editor: Sesri
Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra
Suasana loby utama kantor DPRD Siak, Kamis (31/7/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK -  Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak tampak lengang dalam dua hari terakhir, Rabu dan Kamis (30–31/7/2025).

Tak ada aktivitas legislatif seperti biasanya. Ruang rapat, ruang fraksi, dan ruang pimpinan kosong melompong.

Bahkan, meja informasi di lobi depan tidak dijaga satu pun petugas.

Ketidakhadiran para wakil rakyat itu ternyata bukan karena rapat internal atau agenda daerah, melainkan kunjungan kerja (kunker) ke Bali.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, anggota DPRD Siak sedang melakukan perjalanan dinas bertajuk studi tiru yang dilakukan secara tertutup. 

Tidak ada pengumuman resmi, tidak ada publikasi, bahkan anggota dewan diminta merahasiakan agenda tersebut.

“Kegiatan ke Bali diminta tidak boleh diekspos. Bahkan para anggota dilarang mengunggah foto atau video selama di sana. Itu yang kami dengar dari internal,” ujar seorang staf DPRD Siak yang enggan disebutkan namanya.

Kunjungan kerja ini berlangsung di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang tidak sehat. Pemerintah Kabupaten Siak tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran secara besar-besaran.

Baca juga: Jalan Rusak, Ketua DPRD Siak Turun Langsung dan Desak Pemkab Bertindak Cepat

 

Beberapa kegiatan daerah dipangkas, pembayaran ke pihak ketiga ditunda, bahkan gaji tenaga honorer dan Buruh Harian Lepas (BHL) masih tertunggak.

Situasi tersebut memicu pertanyaan publik. Apakah perjalanan dinas ke Bali  yang notabene destinasi wisata utama di Indonesia  merupakan prioritas mendesak bagi lembaga legislatif saat rakyat dan pelayanan publik sedang menahan nafas?

Sikap tertutup juga ditunjukkan oleh para pimpinan DPRD. Sekretaris Dewan (Sekwan) Setya Hendro Wardhana tidak memberikan tanggapan sedikit pun ketika dimintai konfirmasi oleh media.

Ketua DPRD Siak Indra Gunawan, politisi Partai Golkar, memilih bungkam meskipun pesan konfirmasi telah dikirimkan berulang kali melalui WhatsApp. Wakil Ketua II, Laiskar Jaya (PKB), juga tidak menjawab pertanyaan yang dikirimkan kepadanya.

Satu-satunya yang bersedia angkat bicara adalah Wakil Ketua I DPRD Siak, H. Syarif dari Partai Amanat Nasional (PAN). Namun, ia tidak ikut dalam rombongan dan tak mengetahui secara rinci isi agenda.

“Itu studi tiru wisata, karena Bali merupakan destinasi pariwisata yang maju. Tapi saya sendiri tidak ikut karena ada keperluan lain,” ujar Syarif singkat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved