Selasa, 19 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Minta Evaluasi Pengelola BUMD, DPRD Kepulauan Meranti Segera Kirim Surat Evaluasi ke Bupati

DPRD meminta agar Bupati Kepulauan Meranti segera mengevaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Meranti.

Tayang:
Penulis: Teddy Tarigan | Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru.com/Teddy Tarigan
EVALUASI - Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti, Mulyono SE, MIKom saat diwawancara wartawan, Rabu (20/8/2025). Ia meminta agar Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (purn) H Asmar segera mengevaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Meranti. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti, Mulyono SE, MIKom meminta agar Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (purn) H Asmar segera mengevaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Meranti.

Alasan Mulyono karena saat ini BUMD tersebut dinilai tidak punya progres dan tidak ada kontribusi ke daerah.
Pernyataan tegas tersebut secara lantang disampaikannya di hadapan wartawan, Rabu (20/8/2025). Ia juga meminta agar pengelola BUMD bisa segera diganti.

"BUMD (PT Bumi Meranti) tidak punya progres. Jadi kita minta bupati dapat mengevaluasi dan mengganti pengelola BUMD," ungkapnya.

Mulyono mengaku pihaknya akan segera menyurati dan memberikan pandangan terkait evaluasi BUMD PT Bumi Meranti. Ia berharap evaluasi tersebut bisa segera dilakukan secepatnya.

"Pak bupati tolong cari figur yang lebih layak untuk mengelola BUMD. Kami nilai pengelola saat ini kurang layak," tambahnya.

Disebutkannya. figur yang baik adalah yang bisa berbisnis dan sosok visioner sebagai bagian kebutuhan BUMD saat ini, terutama dalam mencari peluang.

"Tolong dicari yang punya intelektualitas yang bagus, visioner dan bisa mengelola bisnis dengan baik. Kalau tidak untung dalam mengelola bisnis, berarti tidak layak menjadi pengelola," katanya.

Politisi Gerindra itu mengatakan figur yang layak jadi pengelola adalah yang bisa mendatangkan untung dan memberikan manfaat bagi daerah. "Jadi, dalam mengelola usaha harus untung dan menghasilkan. Minimal ada manfaatnya bagi kabupaten Kepulauan Meranti," pungkasnya Mulyono. (tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved