Gepeng Marak di Pekanbaru
Mengais Rezeki dari Sedekah Pengendara di Tiap Simpang Empat Pekanbaru
Rahman begitu sibuk menghibur pengendara sembari berjalan. Maklum, sore itu, merupakan jam padat kendaraan yang melintas di Pekanbaru.
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Menghibur para pengendara di traffic light yang ada di simpang empat Jalan Yos Sudarso - Umban Sari atau simpang empat Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai menjadi keseharian Rahman. Dari cara itu pula, ia mengais rejeki demi menghidupi sehari-hari.
Soer itu, Senin (25/8/2025) Rahman begitu sibuk menghibur pengendara sembari berjalan. Maklum, sore itu, merupakan jam padat kendaraan yang melintas.
Kala lampu traffic light merah, ia akan menyusuri satu per satu kendaraan yang sedang berhenti. Disitulah kesempatannya mengais rezeki.
Cara menghiburnya yakni dengan menggunakan kostum badut, ia akan menggoyang-goyangkan badannya seolah-olah menari. Tangannya pun akan aktif seolah menari.
Berharap uluran tangan pengendara terutama yang membawa mobil. Terlebih lagi yang ada anak-anaknya.
"Kalau bawa anak-anak, kemungkinan besar ngasih itu," kata Rahman saat ditemui Tribunpekanbaru.com di lokasi traffic light.
Ia bercerita, kalau pengendara membawa anak-anak, ia akan sedikit lebih lama didapat kendaraan tersebut. Anak-anak, katanya, suka dengan badut.
"Suka sama kostumnya," ucapnya singkat.
Soal pendapatan per hari, Rahman mengatakan pas-pasan. Walau enggan merinci.
"Gimana lah bang. Minta-minta seperti ini," katanya.
Sore itu ia hanya sebentar istirahat. Selepas itu, ia kembali turun ke lampu merah.
Sore itu, bukan hanya Rahman yang menghibur para pengendara. Disemua sisi simpang empat, ada seperti Rahman yang juga menggunakan kostum badut. Menghibur pengendara dengan harapan uluran tangan.
(Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan)
| Sisi Lain Kehidupan Pengemis di Pekanbaru, Bisa Dapat Hingga Rp 600 Ribu dalam Sehari |
|
|---|
| Warga Pekanbaru Keluhkan Maraknya Pak Ogah dan Gepeng di Jalanan: Kalau Dibiarkan Makin Banyak |
|
|---|
| Gepeng Makin Marak di Pekanbaru, PR yang Harus Dituntaskan Pemerintah Daerah |
|
|---|
| Mereka yang Terjaring Operasi Skala Besar P2KS di Pekanbaru Terancam Kurungan Beberapa Hari |
|
|---|
| Penghasilan Pengemis di Pekanbaru Bisa Lebih Besar dari Gaji ASN dan Karyawan Swasta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/badut-menghibur-pengendara-di-simpang-empat-Stadion-Kaharuddin-Nasution.jpg)