Eks Atlet Kickboxing Nangis Depan Penyidik, Menyesal Culik Kacab Bank, Tak Tahu Korban akan Dibunuh
Sosok penculik, Eras, mengaku tidak tahu bahwa penculikan itu akan berujung pada pembunuhan.
Namun, Eras mengaku tidak tahu bahwa penculikan itu akan berujung pada pembunuhan.
Adrianus menyatakan bahwa kliennya kaget saat mengetahui orang yang ia jemput paksa telah meninggal dunia setelah diserahkan ke kelompok lain.
"Di kesempatan yang baik ini, karena ada permintaan dari keluarga besar, yang pertama bahwa kami memohon maaf atas peristiwa yang sudah terjadi ini. Kami berbela sungkawa dan kemarin Eras sampai menangis, menitikkan air mata di depan penyidik bahwa dia sangat menyesal menerima pekerjaan ini," kata Adrianus.
"Jadi tentu setelah Eras menyesali juga ia meminta permohonan maaf dari keluarga korban," tambahnya.
Tanggapan Keluarga Korban
Pihak keluarga korban melalui juru bicaranya, Widodo Bayu Ajie, menyatakan tidak mengenal para pelaku yang telah ditangkap.
“Kalau berdasarkan pengamatan yang didengar dari media, karena itu pun informasi dari TV. Keluarga tidak ada yang mengenali. Dari 8, 4 yang sebelumnya dan 4 yang setelahnya. Tidak ada yang mengenal mereka semua,” kata Bayu di ruang kerjanya, Senin (25/8/2025).
Keluarga juga masih menanti kejelasan peran dari para pelaku dan berharap polisi bisa mengungkap skenario di balik penculikan dan pembunuhan tersebut.
“Kalau memang itu ada skenario, yang sementara kita dengar kan, ada penculik. Misalnya penculik ini bukan yang melakukan. Nah ini kita juga belum mendengar resmi,” ujarnya.
Terkait peran dari pelaku lain seperti DH, keluarga juga masih menunggu informasi resmi dari penyidik.
“Kita masih menunggu. Informasi ini kan masih kita tanggap dari berita. Kita nunggu nanti hasil dari penyidik. Sejauh mana, dari mulai yang terlibat. Andaikan dia ada penyuruhnya, yang mana yang melakukannya. Itu kan belum resmi ya sebenarnya. Itu yang kita tunggu dari penyidik,” tandasnya.
Hingga saat ini, polisi telah menangkap delapan orang pelaku, yang terdiri dari empat penculik dan empat aktor utama dalam kasus ini.
Keluarga korban menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari pihak kepolisian.
“Pertama kita ucapkan banyak terima kasih. Atas reaksi yang sangat cepat dari pihak kepolisian. Dengan menangkap beberapa yang saat ini diduga sebagai pelaku,” ujar Widodo Bayu Ajie.
Penyidikan terus berjalan, dan publik kini menantikan pengungkapan lebih lanjut terkait motif dan dalang utama di balik kasus ini.
(*)
Sumber: TribunJakarta.com
Ada Tim IT yang Berperan Mengintai Korban, Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN |
![]() |
---|
Inilah Peran Masing-masing 15 Tersangka Pembunuhan Ilham Pradipta Kacab Bank BUMN |
![]() |
---|
Diantar ke Oknum F, 4 Pelaku Penculikan Ngaku Tak Menyakiti Kacab Bank BUMN di Mobil |
![]() |
---|
Dwi Hartono Otak Pelaku Pembunuhan Kacab Bank BUMN Ternyata Mahasiswa UGM, Kini Dipecat Kampus |
![]() |
---|
Sisi Lain Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank: dari Kasus Pemalsuan Ijazah Hingga Nyalon Bupati |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.