DPRD Pekanbaru
DPRD Pekanbaru-Pemko Sepakat Anggaran Perubahan 2025 Prioritas Bayar Utang dan Perbaiki Jalan Rusak
Anggaran perubahan 2025 yang sudah disepakati DPRD Pekanbaru dengan Pemko, dalam Paripurna Kamis pekan kemarin, sebesar Rp 3,210 triliun.
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Anggaran perubahan 2025 yang sudah disepakati DPRD Pekanbaru dengan Pemko, dalam Paripurna Kamis pekan kemarin, sebesar Rp 3,210 triliun.
Fokus sisa pembelanjaan anggaran hingga akhir tahun, yakni untuk membayar semua utang tunda bayar, plus perbaikan jalan-jalan rusak.
Kesepakatan ini tercapai dalam rapat pembahasan antara Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pekanbaru kemarin.
Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Rois SAg, menegaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen bersama, untuk memperbaiki kinerja keuangan daerah sekaligus meningkatkan pelayanan publik.
"Dua ini yang paling mendesak (beban utang Pemko dan perbaikan infrastruktur, yang kondisinya cukup parah," kata Rois kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (25/9/2025).
Lebih dari itu, legislator mengharapkan, agar Pemko menyegerakan utang tunda bayar dan perbaikan jalan tersebut.
DPRD tidak ingin ada lagi masalah tunda bayar ke depan, karena akan menggangu perputaran keuangan.
Dampaknya jelas, akan terhambat pembangunan di kota ini.
"Kalau untuk perbaikan jalan, kita lihat sudah mulai kerja di beberapa titik. Bahkan Sebagiannya overlay. Kita dorong Pemko Pekanbaru, untuk memaksimalkan perbaikan jalan ini, terutama yang kondisinya cukup parah," sebut Politisi senior PKS ini lagi.
Sementara itu, untuk OPD yang memang masih mempunyai kegiatan yang sifatnya bersentuhan langsung dengan masyarakat, agar disegerakan.
"Jadi, semua yang sudah kita sepakati, agar dijalankan dengan baik. Tetap kita awasi itu," janjinya.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyampaikan, program penyelesaian tunda bayar merupakan prioritas utama oleh Pemko, hingga akhir tahun 2025 ini.
Sementara, perbaikan jalan rusak itu berada di posisi kedua.
"Insya Alloh bisa kita selesaikan semua. Mohon dukungan masyarakat Kota Pekanbaru," pintanya.
Dijelaskan, beban utang tunda bayar berasal dari tahun 2024. Saat itu realisasi APBD hanya mencapai Rp2,8 triliun dari total Rp3,2 triliun.
Pada anggaran perubahan 2025 ini, akan dialokasikan secara signifikan untuk perbaikan jalan, karena program yang lain sudah berjalan. Seperti halnya masalah pengelolaan sampah.
"Karena soal sampah sudah selesai, anggarannya kita geser ke tunda bayar dan perbaikan jalan. Khusus perbaikan jalan, porsi anggarannya cukup besar," akunya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).
| Gepeng Semakin Ramai di Pekanbaru, Apa Kerja Dinsos? DPRD Bilang Banyak Seremonial |
|
|---|
| Polisi Sebut Tiga Daerah di Pekanbaru Rawan Peredaran Narkoba, DPRD Dukung Berantas Penuh |
|
|---|
| Penerimaan Siswa Sudah Dekat, DPRD Pekanbaru Wanti-wanti Sekolah tak Tahan Ijazah Pelajar Lagi |
|
|---|
| Jalan Mulus Sudah Dibangun, DPRD Pekanbaru Ingatkan Jangan Cepat Rusak Gara-gara Tak Ada Parit |
|
|---|
| Anggota DPRD Pekanbaru Desak Pemko Segera Action Tanam Kabel Bawah Tanah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Pemprov-Riau-berhemat.jpg)