DPRD Pekanbaru
APBD P 2025 Sudah Sah, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Tancap Gas Perbaiki Jalan Rusak dan Bayar Utang
DPRD Pekanbaru sudah mengesahkan APBD Perubahan 2025, Selasa (30/9/2025).
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - DPRD Pekanbaru sudah mengesahkan APBD Perubahan 2025, Selasa (30/9/2025).
Namun nilai pasti anggaran perubahan ini, tak dibacakan oleh Banggar DPRD dan Wali Kota Pekanbaru saat paripurna.
Sebab, masih terjadi tarik ulur antara angka Rp 2,9 triliun dan Rp 3,210 triliun.
Meski demikian, legislator meminta Pemko tancap gas, dengan segera mengeksekusi program prioritas, terutama perbaikan infrastruktur jalan dan pelunasan utang tunda bayar.
Ketua DPRD Pekanbaru M Isa Lahamid menegaskan, pembenahan jalan-jalan rusak yang tersebar di berbagai titik kota, memang sudah lama ditunggu masyarakat.
Meski sekarang, di beberapa titik sudah mulai dilakukan perbaikan. Baik overlay (aspal panjang) dan tambal sulam.
"APBD-P ini harus langsung dimanfaatkan. Jangan diperlama. Sebab, jalan rusak sudah sangat memprihatinkan dan menjadi keluhan utama warga. Begitu juga dengan kwajiban utang yang selama ini menjadi beban dan sudah dijanjikan," pintanya kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (2/10/2025).
Politisi senior PKS ini juga menekankan, agar Pemko menggunakan anggaran secara tepat sasaran, dan tidak menunda pekerjaan fisik yang sudah direncanakan.
Sebab, ribuan titik jalan rusak dan yang sudah dikerjakan hampir separuhnya, masih perlu menjadi perhatian khusus.
Selain perbaikan infrastruktur, DPRD juga menyoroti pentingnya pengelolaan utang yang transparan dan jujur.
Bahkan tunda bayar ini harus menjadi pelajaran penting bagi Pemko, bagaimana mengelola anggaran secara jujur dan ril.
"Kita optimis la dengan dua fokus kegiatan di perubahan ini. Tapi ingat, untuk perbaikan jalan, harus perhatikan kualitasnya," harap M Isa.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan, setelah APBD Perubahan 2025 disahkan, tentunya menunggu verifikasi dari Gubernur Riau, yang selanjutnya masuk dalam lembaran daerah.
Tapi dia memastikan, anggaran perubahan ini fokus pada pembayaran hutang-hutang tahun sebelumnya.
Selain itu fokus perbaikan jalan rusak yang lebih 20 tahun tidak dibenahi, dengan jumlah 1.300 titik.
"Meski dalam ruang fiskal yang terbatas, kami secara massif bisa menyelesaikan secara bertahap," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).
| Soal Bisnis Seragam Sekolah, DPRD Minta Dihentikan, Begini Komentar Plt Kadisdik Pekanbaru |
|
|---|
| Kabel FO Makin Meresahkan Saja, DPRD Belum Juga Bahas Ranperda Kabel Telekomunikasi Pekanbaru |
|
|---|
| Dewan Minta Disdik Publikasi Jadwal SPMB, Plt Kadisdik: Pemko Pekanbaru Sudah Gandeng 21 SMP Swasta |
|
|---|
| Pascalibur Panjang, Dewan Minta Semua OPD Pemko Pekanbaru Jangan Banyak Modus, Kerja Tancap Gas |
|
|---|
| DPRD Pekanbaru Ingatkan Penertiban Kabel FO Jangan Asal-asalan, Segera Tanam di Bawah Tanah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-APBD-P-daerah.jpg)