RS Awal Bros Group, Grup Rumah Sakit Pertama di Sumatera Raih Penghargaan Bintang 5 BPJS Kesehatan
Delapan (8) unit RS Awal Bros meraih penghargaan Bintang 5 atas keberhasilan digitalisasi layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Ringkasan Berita:
- Delapan (8) unit RS Awal Bros meraih penghargaan Bintang 5 atas keberhasilan digitalisasi layanan JKN.
- Penghargaan ini menandai keberhasilan integrasi sistem antrean online, klaim digital, E-SEP dengan fingerprint, bridging farmasi, dan E-Rekam Medis.
- RS Awal Bros menegaskan diri sebagai benchmark transformasi digital kesehatan di Indonesia dengan fokus pada mutu, keselamatan, dan kenyamanan pasien.
TRIBUNPEKANBARU.COM — RS Awal Bros Group kembali memperkuat posisinya sebagai pelopor transformasi digital layanan kesehatan nasional.
Tahun ini, delapan (8) unit RS Awal Bros meraih penghargaan Bintang 5 dari BPJS Kesehatan, menandai keberhasilan sistem digital terintegrasi yang mendukung pelayanan pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan lebih cepat, transparan, dan efisien.
Delapan (8) rumah sakit yang menerima penghargaan meliputi RS Awal Bros Sudirman, RS Awal Bros A. Yani, RS Awal Bros Panam, RS Awal Bros Batam, RS Awal Bros Dumai, RS Awal Bros Ujung Batu, RS Awal Bros Bagan Batu, RS Awal Bros Botania Batam.
Pemberian penghargaan diberikan atas keberhasilan implementasi standar digitalisasi yang mencakup integrasi Sistem Antrean Online, sistem klaim digital, implementasi E-SEP dengan Fingerprint dan Frista, bridging farmasi, serta pemanfaatan E-Rekam Medis untuk konsistensi data klinis.
Baca juga: RS Awal Bros Luncurkan Layanan Robotic Orthopedic Surgery, Wujud Komitmen Tingkatkan Layanan Medis
Baca juga: RS Awal Bros Group Raih Penghargaan Indonesia Most Reputable Companies 2025
Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, yang menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan RS Awal Bros dalam melakukan integrasi data layanan JKN secara menyeluruh.
Menurutnya, pencapaian serentak di delapan (8) rumah sakit menjadi bukti bahwa RS Awal Bros berada pada jalur transformasi yang matang dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan.
CEO RS Awal Bros Group, Arfan Awaloeddin, menyampaikan bahwa keberhasilan delapan (8) unit RS meraih status Bintang 5 bukan sekadar indikator kepatuhan digital, melainkan bukti bahwa rumah sakit mampu melakukan operational shift menuju sistem layanan yang lebih presisi dan berbasis data.
Ia menegaskan bahwa transformasi digital hanya bernilai bila mengurangi friksi layanan, mempercepat keputusan klinis, dan menurunkan beban administratif tenaga medis maupun pasien.
“Kita tidak membangun digitalisasi untuk terlihat modern, melainkan untuk membuat layanan kesehatan lebih cerdas dalam berpikir, memprediksi, dan mengambil keputusan. Bintang 5 adalah konfirmasi bahwa fondasi itu sudah mulai bekerja. Tantangan berikutnya adalah skalabilitas, bagaimana seluruh ekosistem layanan bisa belajar, membaca pola pasien, dan merespons lebih cepat daripada hari ini,” ujarnya.
Arfan mengatakan RS Awal Bros akan terus melakukan inovasi layanan kesehatan sehingga terjangkau secara jarak maupun biaya.
“Arah kami jelas menghadirkan layanan yang dekat, mudah diakses, dan secara finansial lebih efisien bagi masyarakat. Kami tidak berhenti di capaian hari ini, karena tujuan akhir kami adalah layanan kesehatan yang tidak hanya cepat, tapi juga inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Direktur RS Awal Bros Group, dr. Widya Putri, MARS, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari komitmen jangka panjang organisasi dalam memastikan transformasi digital bukan hanya selesai diterapkan, tetapi benar-benar dirasakan pasien.
“Bintang 5 ini merefleksikan kerja keras seluruh tim. Yang lebih penting, pasien kini mendapatkan pengalaman berobat yang lebih ringkas, tertata, dan aman dari awal pendaftaran hingga pelayanan medis,” ujarnya.
Sebagai grup, RS Awal Bros memiliki sejarah panjang dalam membangun standar layanan kesehatan unggul yang ditopang mutu dan keselamatan pasien. Integrasi sistem digital memperpendek waktu tunggu, mempermudah akses klaim, mempercepat proses farmasi, dan memastikan data medis tersimpan secara akurat sehingga perjalanan pasien semakin efisien di berbagai lini layanan.
dr. Widya Putri, MARS menegaskan bahwa penghargaan ini bukan garis akhir, tetapi batu pijakan untuk inovasi berikutnya.
| 21 Ribu Peserta PBI JK di Dumai Dinonaktifkan, Warga Diminta Segera Reaktivasi |
|
|---|
| Reaktivasi Peserta PBI BPJS Kesehatan 96,8 Juta Peserta Telan Anggaran Rp 4 Triliun per Bulan |
|
|---|
| Pasien BPJS Kesehatan PBI Nonaktif di Riau Silahkan Berobat Seperti Biasa, Ditanggung Pemerintah |
|
|---|
| BPJS PBI yang tak Aktif Masih Banyak Dikeluhkan Warga, Begini Saran Anggota DPRD Pekanbaru |
|
|---|
| Sinergi Strategis RS Awal Bros Group dan BRI Life Hadirkan Standar Baru Layanan Kesehatan Premium |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Enam-unit-RS-Awal-Bros-meraih-penghargaan-Bintang-5.jpg)