Senin, 18 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Segera Dibangun SUTT 150 kV Tapan–Sungai Penuh, Tulang Punggung Listrik Pesisir Selatan

Pembangunan SUTT 150 kV Tapan–Sungai Penuh diharapkan menjadi tulang punggung pasokan listrik di wilayah selatan Pesisir Selatan

Tayang:
Editor: FebriHendra
Foto/Humas PLN
SOSIALISASI - Pemkab Pesisir Selatan bersama PT PLN (Persero) melalui PLN UIP Sumbagteng gelar sosialisasi rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tapan – 150 kV Sungai Penuh, di Gedung UDKP Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan, Sumbar. 

Ringkasan Berita:
  • Pembangunan SUTT 150 kV Tapan–Sungai Penuh diharapkan menjadi tulang punggung pasokan listrik di wilayah selatan Pesisir Selatan dan memperkuat interkoneksi sistem kelistrikan Sumatera Bagian Tengah.
  • Proyek ini ditujukan untuk mengatasi persoalan stabilitas tegangan yang selama ini bergantung pada jaringan jarak jauh.
  • Sosialisasi digelar dengan melibatkan pemerintah kecamatan, wali nagari, tokoh adat, aparat keamanan, dan masyarakat dari lima nagari.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PESISIR SELATAN - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bersama PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (PLN UIP Sumbagteng) menggelar sosialisasi rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tapan–Sungai Penuh

Infrastruktur strategis ini akan menjadi penguat utama pasokan listrik di wilayah selatan Pesisir Selatan sekaligus memperkuat interkoneksi sistem kelistrikan Sumatera Bagian Tengah.

Sosialisasi berlangsung di Gedung UDKP Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, dihadiri jajaran pemerintah kecamatan, wali nagari, tokoh adat, aparat keamanan, serta perwakilan masyarakat dari lima nagari. 

Kegiatan ini menjadi tahap awal sebelum pelaksanaan survei teknis di lapangan.

Baca juga: Gandeng Indosat Business, PLN Percepat Ekosistem EV Lewat Digitalisasi SPKLU dan Transformasi Energi

Baca juga: Perkuat Ekosistem Waste-to-Energy, PLN Siap Dukung Proyek PLTSa di Seluruh Indonesia

Asisten I Pemkab Pesisir Selatan, Syahrizal Antoni, menegaskan pembangunan SUTT merupakan kebutuhan mendesak untuk mengatasi persoalan stabilitas tegangan.

“Selama ini suplai listrik di wilayah selatan sangat bergantung pada jaringan jarak jauh sehingga tegangan kerap turun. Pembangunan SUTT ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan publik, mendukung kegiatan usaha, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Dari pihak PLN, Asa Swarga, Assistant Manager Pertanahan dan Umum UPP Sumbagteng 2, memaparkan rencana trase jaringan, tahapan survei, prosedur penetapan titik tower, serta standar keselamatan.

“Topografi selatan Pesisir Selatan beragam, sehingga survei teknis krusial untuk memastikan jalur SUTT memenuhi standar teknis, memperhatikan aspek sosial, serta tetap menghormati ruang adat,” jelasnya.

Ia menambahkan, interkoneksi baru 150 kV Tapan–Sungai Penuh akan menghadirkan suplai listrik yang lebih kuat dan stabil, menekan risiko penurunan tegangan, serta meningkatkan keandalan layanan terutama di jam beban puncak.

PLN memastikan seluruh tahapan proyek, mulai dari sosialisasi, pengukuran, pendataan, hingga kompensasi, akan dilakukan secara transparan dan sesuai regulasi, dengan melibatkan pemerintah nagari serta tokoh adat.

Sesi dialog berlangsung aktif. Perwakilan nagari, Kerapatan Adat Nagari (KAN), Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh adat menyampaikan pertanyaan terkait mekanisme pengukuran lahan, zona aman jaringan, dampak terhadap tanaman produktif, hingga potensi penyesuaian jalur.

Tokoh adat menekankan pentingnya jalur tidak melewati tanah ulayat tanpa musyawarah dan kesepakatan.

General Manager PLN UIP Sumbagteng, Hendro Prasetyawan, menegaskan komitmen PLN menjalankan pembangunan dengan prinsip keterbukaan dan kemitraan.

“SUTT 150 kV Tapan–Sungai Penuh bukan sekadar proyek konstruksi, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan masyarakat Pesisir Selatan. Listrik yang kuat dan stabil akan meningkatkan pelayanan publik, mempercepat tumbuhnya usaha lokal, dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dengan terlaksananya sosialisasi ini, pemerintah daerah berharap masyarakat memperoleh pemahaman utuh mengenai manfaat serta tahapan pembangunan. Proses selanjutnya berupa survei lanjutan dan penetapan titik tower akan dijalankan dengan pengawasan ketat.

Pembangunan SUTT 150 kV Tapan–Sungai Penuh diharapkan menjadi penguat utama sistem kelistrikan selatan Sumatera Barat serta membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Pesisir Selatan dan sekitarnya. (Rilis)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved