Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Hasil Rapat Banggar-TAPD, Februari Ini APBD Pekanbaru 2026 Sudah Bisa Dijalankan

APBD 2026 dipastikan akan bisa dijalankan dalam Bulan Februari ini. Saat ini, hanya tinggal proses kelengkapan administrasi saja.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Sesri
Tribunpekanbaru.com/Syafrudin Mirohi
APBD 2025 - Ketua DPRD Pekanbaru M Isa Lahamid (tengah) saat memimpin rapat Banggar DPRD membahas soal anggaran pergeseran di APBD 2025 di ruang Paripurna DPRD Pekanbaru, Senin petang (21/4/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pekanbaru sudah menggelar rapat dengan TAPD Pemko, pasca APBD Pekanbaru 2026 sudah selesai diverifikasi oleh Gubernur Riau, Rabu kemarin.

Hasilnya, APBD 2026 dipastikan akan bisa dijalankan dalam Bulan Februari ini. Saat ini, hanya tinggal proses kelengkapan administrasi saja.

"Alhamdulillah, sudah selesai (verifikasi). Februari ini bisa dibelanjakan," kata Ketua DPRD Pekanbaru Isa Lahamid, Kamis (12/2/2026) kepada Tribunpekanbaru.com.

APBD Pekanbaru Tahun 2026 resmi disahkan sebesar Rp3,049 triliun, dalam Paripurna DPRD Pekanbaru pada 17 Januari 2026.

Nilai ini mengalami penurunan sekitar Rp162 miliar dibandingkan APBD Murni Tahun 2025 yang mencapai Rp3,21 triliun.

Meski demikian, berbagai program andalan dipastikan bisa dijalankan tahun ini. Seperti perbaikan jalan, pembenahan drainase, beasiswa, kesehatan, bantuan sosial dan program strategis lainnya.

"Yang pasti setelah rapat Banggar kemarin, kita dorong Pemko segera menuntaskan administrasinya. Sehingga bisa dimasukkan dalam lembaran daerah (Perda)," harapnya.

Baca juga: Jalan Nangka Masih Jadi Hutan Reklame, DPRD Pekanbaru Setuju Lakukan Penataan Ulang

Lalu, apa catatan dari Gubernur Riau?

Politisi senior PKS ini menjelaskan, selain  menjalankan program daerah yang sudah dicanangkan, Pemko juga harus melaksanakan program nasional, yang masuk dalam Asta Cita.

"Gambaran catatannya, kita harus mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo," sebutnya.

Program Asta Cita Nasional di antaranya, memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Kemudian, meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

Lalu, memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas, dan lainnya.

(Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi). 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved