DPRD Pekanbaru
Kota Pekanbaru Paling Banyak Kasus HIV/AIDS, DPRD Ingatkan Hal Penting Ini ke Semua Pihak
jumlah kasus di Pekanbaru hingga 2025 lalu mencapai sekitar 6.500 kasus, dari total 11.600 kasus yang tercatat secara keseluruhan.
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kasus HIV/AIDS kini harus menjadi perhatian khusus di Kota Pekanbaru.
Sebab, dalam beberapa tahun terakhir, kasus di Kota Bertuah tercatat paling tinggi.
Berdasarkan data terbaru, jumlah kasus di Pekanbaru hingga 2025 lalu mencapai sekitar 6.500 kasus, dari total 11.600 kasus yang tercatat secara keseluruhan.
Tingginya angka tersebut, menjadi perhatian serius Sekretaris Komisi I DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos.
Dia mengingatkan semua pihak, terutama pemerintah untuk mengambil langkah konkret dalam penanganan dan pencegahan penyebaran HIV/AIDS tersebut.
Diakui, upaya penanggulangan, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Tapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat, tenaga kesehatan, serta lembaga pendidikan.
Edukasi yang menyeluruh, dinilai menjadi kunci utama untuk menekan angka penularan. Apalagi di kalangan anak muda.
Baca juga: Usia 25-49 Tahun Dominasi Kasus AIDS di Riau, Laki-laki Paling Banyak Terdampak
“Kita perlu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS, serta cara pencegahannya. Ini tanggung jawab bersama, jangan anggap sepele," kata Aidil Amri kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (5/4/2026).
Lebih dari itu, Politisi senior ini juga menyinggung upaya deteksi dini, melalui tes HIV secara berkala, terutama bagi kelompok berisiko.
Karena dengan begitu, penanganan bisa dilakukan lebih efektif dan mencegah penyebaran lebih luas.
Tidak kalah penting, stigma terhadap penderita HIV/AIDS juga harus dihapuskan. Dukungan sosial, dinilai sangat berpengaruh dalam membantu penderita, menjalani pengobatan dan kehidupan yang lebih baik.
"Di sini peran pemerintah diharapkan terus berjalan. Terutama memperkuat program sosialisasi, memperluas akses layanan kesehatan, serta memastikan ketersediaan obat bagi penderita," sebutnya.
Aidil Amri juga berharap, mudah-mudahan penderita AIDS/HIV di Kota Pekanbaru, menurun tiap tahun. Caranya, semua pihak ikut mengantisipasi kasus ini agar tidak menyebar.
( Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).
| Lampu Jalan di Kota Pekanbaru Masih Banyak yang Padam, Ini Respon Anggota DPRD |
|
|---|
| Emak-emak Makin Menjerit, DPRD Pekanbaru Minta Sidak MinyaKita yang Digelar Pemko tak Seremonial |
|
|---|
| Dewan Dukung Kontinu Penertiban Pengendara Lawan Arus di Sejumlah Ruas Jalan di Pekanbaru |
|
|---|
| Minyakita Langka, DPRD Pekanbaru Desak Disperindag dan Polisi Periksa Gudang Distributor |
|
|---|
| DPRD Pekanbaru Dapat Laporan Pemilihan RT RW di Rumbai, Syamsul: Jangan Kangkangi Perwako |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Politisi-Senior-Aidil-Amri.jpg)