Rabu, 15 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

RS Awal Bros Panam Hadirkan Teknologi 3D Pembuatan Implan Gigi

Di RS Awal Bros Panam, pemeriksaan Cone Beam Computed Tomography atau CBCT menghadirkan cara baru dalam melihat struktur gigi dan rahang

Editor: Muhammad Ridho
ISTIMEWA
Rontgen gigi kini bukan lagi sekadar gambar hitam-putih. Teknologi CBCT 3D di RS Awal Bros Panam menghadirkan visualisasi struktur gigi dan rahang secara detail untuk perencanaan implan yang lebih presisi dan aman. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Masih banyak masyarakat Indonesia yang menganggap semua pemeriksaan rontgen gigi itu sama. Padahal, di balik layar ruang radiologi, teknologi sudah berkembang jauh melampaui gambaran hitam-putih dua dimensi yang selama ini dikenal.

Di RS Awal Bros Panam, pemeriksaan Cone Beam Computed Tomography atau CBCT menghadirkan cara baru dalam melihat struktur gigi dan rahang secara lebih detail, presisi, dan terukur.

CBCT merupakan teknologi pencitraan tiga dimensi yang dirancang khusus untuk kebutuhan kedokteran gigi dan bedah mulut. Berbeda dengan panoramic yang hanya menampilkan gambar dua dimensi, CBCT memberikan visualisasi 3D sehingga dokter dapat melihat kondisi tulang, posisi akar gigi, hingga struktur saraf dengan lebih komprehensif.

Dalam konteks perencanaan implan gigi, ketepatan ini menjadi krusial karena menyangkut posisi, ketebalan, dan tinggi tulang rahang yang akan menjadi penopang implan.

Perangkat CBCT di RS Awal Bros Panam mengusung teknologi 4-in-1 yang menggabungkan fungsi CBCT 3D, panoramic 2D, pemindaian model 3D, serta cephalometric dalam satu sistem.

Integrasi ini membuat proses pemeriksaan lebih efisien dan terkoordinasi dalam satu alur layanan. Dari sisi kualitas gambar, resolusi yang dihasilkan mencapai hingga 75 mikron, memungkinkan detail struktur tulang dan jaringan keras terlihat lebih jelas untuk menunjang diagnosis yang lebih akurat.

Kekhawatiran terkait paparan radiasi juga menjadi perhatian dalam penggunaan teknologi ini. CBCT modern dirancang dengan dosis radiasi yang lebih rendah dibandingkan CT scan konvensional, sehingga tetap mengedepankan aspek keselamatan pasien.

Selain itu, adanya teknologi CS MAR membantu meminimalkan artefak akibat material logam seperti tambalan atau mahkota gigi, sehingga gambaran yang dihasilkan lebih bersih dan mudah diinterpretasikan oleh dokter.

Direktur RS Awal Bros Panam, dr Mutiara Arcan, MARS, menegaskan bahwa kehadiran teknologi ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi.

“Kami memahami bahwa masyarakat saat ini semakin kritis dalam memilih layanan kesehatan. Kehadiran CBCT di RS Awal Bros Panam bukan hanya soal alat yang canggih, tetapi bagaimana teknologi tersebut membantu dokter membuat keputusan klinis yang lebih presisi dan aman bagi pasien,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan fasilitas diagnostik ini sejalan dengan visi RS Awal Bros Panam untuk menghadirkan layanan yang komprehensif dan terintegrasi.

“Dengan dukungan teknologi seperti CBCT, kami ingin memastikan setiap tindakan, khususnya implan gigi dan kasus-kasus bedah mulut, direncanakan berdasarkan data yang detail dan akurat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan dan kenyamanan pasien,” jelasnya.

Perbedaan paling mendasar antara CBCT dan panoramic terletak pada dimensi gambaran yang dihasilkan. Jika panoramic hanya menyajikan tampilan dua dimensi yang datar, CBCT menghadirkan tampilan tiga dimensi yang dapat dianalisis dari berbagai sudut. Untuk rencana implan gigi, pendekatan 3D memberikan gambaran ketebalan tulang, tinggi tulang, serta jarak terhadap struktur vital dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan pemeriksaan panoramic biasa.

Dengan dukungan teknologi CBCT beresolusi tinggi dan sistem yang user friendly, RS Awal Bros Panam semakin memperkuat posisinya sebagai rumah sakit yang menghadirkan layanan radiologi gigi modern di Pekanbaru. Bagi masyarakat yang tengah mempertimbangkan implan gigi atau membutuhkan evaluasi lanjutan kondisi rahang, pemeriksaan yang tepat menjadi fondasi penting untuk hasil perawatan yang optimal. (rls)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved