Senin, 20 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ketahanan Nasional Di Seluruh Provinsi Harus Terukur dan Menjadi Tekad Bersama

Ketahanan nasional (Tannas) di seluruh Indonesia harus menjadi langkah bersama. Tannas harus terukur dan menjadi goal bagi seluruh alumni

Tribun Pekanbaru/Istimewa
Jajaran pengurus dan alumni IKAL Lemhannas berfoto bersama usai pelantikan, menegaskan komitmen memperkuat ketahanan nasional. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ketahanan nasional (Tannas) di seluruh Indonesia harus menjadi langkah bersama. Dalam situasi geopolitik yang begitu dinamis, tannas harus terukur dan menjadi goal bagi seluruh alumni angkatan ataupun pengurus daerah. Berharap dengan kepengurusan DPP Ikal Lemhannas yang baru, tannas menjadi himne bersama seluruh alumni Lemhannas.

Demikian ditegaskan Pengurus DPD Ikal Lemhannas Provinsi Banten dalam rilisnya pada Sabtu  (18/04/2026) yang diwakili Ketua DPD Mayjen TNI (Purn) Achmad Yuliarto dan Sekretaris AM Putut Prabantoro.

Dengan latar belakang serta pengalaman dalam posisi yang sangat strategis di pemerintahan Indonesia, diyakini Purnomo Yusgiantoro, Ketua Umum DPP Ikal Lemhannas baru dapat memenuhi harapan tersebut.

"Yang pertama, kami mengucapkan selamat kepada Pak Purnomo Yusgiantoro, yang secara aklamasi terpilih menjadi menjadi Ketum IKAL Lemhannas yang baru pada pekan lalu.

Melihat jam terbang Pak Purnomo, DPD Provinsi Banten, meyakini bahwa alumni dapat bergerak bersama mewujudkan ketahanan nasional, yang sangat-sangat dibutuhkan saat ini,“ ujar Achmad Yuliarto.

Menurut Yuliarto ada 3 (tiga) hal mendasar yang perlu dilakukan untuk mewujudkan Tannas. Pertama, kepengurusan baru DPP Ikal Lemhannas mendorong terjadinya sinergi antara DPD, DPA dan pemerintah daerah melalui program-program strategis yang sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.

Pemerintah daerah itu termasuk di dalam provinsi, kabupaten / kota ataupun kelurahan. 

"Dalam konteks sinergi ini, seluruh masyarakat paham akan wawasan kebangsaan, ancaman dan gangguan di wilayahnya. Dalam konteks ini, ini yang kedua, diharapkan para alumni IKAL Lemhannas dapat menjadi kepanjangan tangan dari Lemhannas RI sebagai Taprof, pengajar, pembicara. Keterlibatan para alumni menjadi strategis karena ini lintas kelompok, partai atau golongan,“ jelas Yuliarto lebih lanjut.

Dalam kondisi yang sekarang, alumni Lemhannas perlu dilibatkan dalam peran-peran strategis. Peran strategis dalam mendidik generasi muda perlu diberikan kepada alumni Lemhannas karena dalam waktu 20 tahun, generasi muda ini yang akan memimpin bangsa dan negara Indonesia.

Oleh karena itu, pelibatan alumni Lemhannas akan mempercepat proses transformasi, kaderisasi kepemimpinan dari masa kini ke masa depan.

PERANG MASA DEPAN

Putut Prabantoro menambahkan bahwa perang Israel-AS vs Iran dan Ukraina vs Rusia menjelaskan latar belakang dan bagaimana ancaman di masa datang berwujud.

Kedua perang itu tidak dilatarbelakangi oleh ideologi ataupun agama. Perang tersebut dilatarbelakangi oleh ekonomi, perang dagang, energi, pangan, air dan kekuatan militer. 

“Jika perang AS-Israel vs Iran adalah perang agama, seharusnya negara-negara teluk mendukung Iran atau Iran tidak perlu menyerang negara-negara Teluk. Tetapi ternyata tidak demikian. Dan dari kedua perang tersebut, harusnya pemerintah Indonesia berefleksi, terkait dengan ketahanan nasional yang dimiliki,” papar Putut Prabantoro.

Indonesia memiliki 3 (tiga) ALKI – Alur Laut Kepulauan Indonesia. Provinsi Banten berada pada wilayah ALKI I yang wilayahnya sampai di Natuna.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved