Kamis, 28 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Lapas Pekanbaru Perkuat Pengawasan dan Deteksi Dini Cegah Gangguan Kamtib

Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan memperkuat deteksi dini gangguan

Tayang:
Tribun Pekanbaru/IST
Selain melakukan pengawasan terhadap penggunaan alat komunikasi ilegal, Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga menyediakan fasilitas Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) sebagai sarana komunikasi resmi bagi warga binaan untuk berhubungan dengan keluarga. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru secara konsisten dan berkelanjutan melaksanakan berbagai langkah preventif maupun represif sebagai bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran barang-barang terlarang, Selasa (26/05).

Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui penegakan aturan, tetapi juga melalui pendekatan pembinaan dan peningkatan kesadaran kepada seluruh warga binaan.

Sebagai langkah pencegahan, Lapas Kelas IIA Pekanbaru secara rutin melaksanakan sosialisasi mengenai larangan kepemilikan dan penggunaan telepon genggam, narkotika, serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya yang dapat berdampak terhadap keamanan dan ketertiban lembaga pemasyarakatan.

Kegiatan sosialisasi dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran hukum dan kedisiplinan warga binaan selama menjalani masa pidana.

Selain melakukan pengawasan terhadap penggunaan alat komunikasi ilegal, Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga menyediakan fasilitas Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) sebagai sarana komunikasi resmi bagi warga binaan untuk berhubungan dengan keluarga.

Fasilitas tersebut disediakan secara terjadwal dan berada dalam pengawasan petugas guna memastikan hak komunikasi warga binaan tetap terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus mencegah penyalahgunaan alat komunikasi ilegal di dalam lapas.

Selain itu, razia kamar hunian dilaksanakan secara rutin maupun insidentil dengan melibatkan seluruh jajaran pengamanan dan petugas terkait.

Dalam berbagai kesempatan, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Pekanbaru turut terjun langsung memimpin dan mengawasi pelaksanaan razia sebagai bentuk keseriusan pimpinan dalam memastikan pengawasan berjalan optimal.

Kegiatan razia dilakukan secara menyeluruh pada blok-blok hunian guna mendeteksi serta mencegah masuk dan beredarnya barang-barang yang dilarang di dalam lapas. Pelaksanaan pengawasan dan penertiban tersebut dilakukan secara persuasif, humanis, serta tetap mengedepankan prinsip penghormatan terhadap hak-hak warga binaan.

Pendekatan ini menjadi penting mengingat kondisi lapas yang memiliki jumlah penghuni cukup besar dengan banyak blok dan kamar hunian yang harus diawasi petugas secara berkesinambungan.

Meski demikian, keterbatasan jumlah petugas tidak menjadi alasan untuk mengurangi komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan aparat penegak hukum serta instansi terkait dalam rangka pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika maupun penyalahgunaan alat komunikasi di dalam lapas. Berbagai langkah pengawasan dilakukan secara berlapis guna meminimalkan potensi pelanggaran yang dapat terjadi.

Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan adanya warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang melakukan komunikasi menggunakan telepon genggam dari dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru, pihak lapas menegaskan bahwa pemberantasan peredaran barang terlarang, termasuk handphone, narkoba, dan praktik-praktik yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban (kamtib), terus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Pihak lapas menegaskan bahwa setiap informasi yang diterima akan ditampung, didalami, diverifikasi, dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Lapas juga tidak menutup diri terhadap kritik, saran, maupun masukan dari masyarakat. Sebaliknya, informasi yang disampaikan publik menjadi bahan evaluasi penting dalam meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan pemasyarakatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved