Berita Nasional

Kritis Akibat Dilempar Helm oleh Polisi, Violent Agara Ternyata Bukan Siswa Bermasalah

Melihat dari kehadiran, Agara merupakan anak yang rajin mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) pada tahun ajaran 2025-2026.

Tangkap layar Video
Aksi solidaritas ratusan pelajar di Kota Serang untuk korban dugaan pemukulan oleh oknum anggota Polda Banten, di Ciceri, Kota Serang, Selasa (26/8/2026). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pelajar SMKN 2 Kota Serang, Violent Agara Casttilo (16), kini berjuang dalam kondisi kritis.

Ia mengalami kecelakaan tragis yang bermula dari aksi lempar helm oleh seorang anggota Polda Banten.

Di balik kisah pilu ini, Agara dikenal sebagai sosok pelajar teladan.

Korban dikenal tenang, sopan, dan tak pernah sekalipun menciptakan masalah selama perjalanan pendidikannya dari kelas 10 hingga 12, menurut para guru yang mengenalnya.

"Informasi dari wali kelas sekarang, Violent bukan anak bermasalah, terlihat kelas 11 tidak pernah dipanggil ke ruang BK (bimbingan konseling), berarti anaknya baik," kata Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMKN 2 Kota Serang, Erminawati, yang ditemui wartawan di sekolahnya, Rabu (27/8/2025).

Melihat dari kehadiran, Agara merupakan anak yang rajin mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) pada tahun ajaran 2025-2026.

Terlihat dari absensi kelas, Agara tak pernah telat datang ke sekolah dan tidak pernah alfa atau tidak hadir.

Bahkan, Agara pun telah mengikuti program pelatihan kerja lapangan (PKL) selama 1 bulan penuh di bulan Juli 2025 lalu.

"Dari 1 sampai 22 Agustus 2025, tidak pernah absen. Ada keterangan sakit dua hari di tanggal 25-26 Agustus setelah kejadian dan masuk rumah sakit," ujarnya.

Baca juga: Oknum Marinir Diduga Penganiaya Pria di Pekanbaru Hingga Tewas Kini Jalani Proses di Mabes TNI

Baca juga: Inilah Peran Masing-masing 15 Tersangka Pembunuhan Ilham Pradipta Kacab Bank BUMN

Doakan Sembuh

Pihak sekolah pun mendoakan Agara lekas pulih agar bisa kembali bersekolah, menuntaskan pendidikan, dan dapat membanggakan orang tua.

"Semoga Violent diberikan kekuatan, kesehatan seperti semula. Sudah kelas 12, kasihan langkah dia masih panjang, sebentar lagi dapat ijazah, dan menjadi anak kebanggaan orang tua," ucap Ermina.

Ke depan, Ermina berharap tidak ada lagi aksi kekerasan fisik terhadap pelajar di Kota Serang yang dilakukan oleh siapa pun.

"Jangan sampai ada lagi korban seperti Violent yang saat ini kondisinya kritis," harapnya.

Sebelumnya, Violent Agara Casttilo menjadi korban kecelakaan di Jalan Syekh Nawawi al-Bantani, Kota Serang pada Sabtu (23/8/2025) malam.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved