Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kasus Vina Cirebon

Pegi, Andy dan Dani Sebenarnya Tidak Ada, Hanya Akal-akalan Aep Saja? Ini Pengakuan Dede

Tiga tersangka yang selama ini dicari-cari sebagai pelaku pembunuhan yaitu Pegi, Dani dan Andi hanyalah tokoh rekaan.

Editor: Muhammad Ridho
KOLASE/kompas
Pegi, Andy dan Dani Sebenarnya Tidak Ada, Hanya Akal-akalan Aep Saja? Ini Pengakuan Dede 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Salah satu saksi kasus Vina Cirebon bernama Dede belakangan disorot karena mengaku memberikan kesaksian palsu.

Hal ini dilakukan Dede karena dirinya takut dipukuli oleh Iptu Rudiana.

Dede yakin bahwa pengakuannya ini adalah sebuah kebenaran.

Baru-baru ini Dede kembali memberikan pengakuan mengejutkan lainnya.

Pria yang kini berusia 30 tahun ini mengatakan bahwa tiga tersangka yang selama ini dicari-cari sebagai pelaku pembunuhan yaitu Pegi, Dani dan Andi hanyalah tokoh rekaan.

Di channel Youtube Dedi Mulyadi yang tayang pada Sabtu (27/7/2024), Dede mengatakan dirinya sangat yakin bahwa ketiga orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO) adalah karakter rekaan belaka.

Selama ini tiga orang tersebut dicari-cari polisi. Anggota Polda Jabar sempat menangkap Pegi Setiawan namun menghapus dua nama lainnya dalam daftar.

Belakangan Pegi lolos dalam jeratan kasus tersebut setelah memenangkan kasus praperadilan soal penangkapannya.

Dalam pernyataannya di chanel youtubenya kang Dedi Mulyadi tersebut, Dede memberitahu kepada masyarakat Indonesia untuk tidak usah mencari tiga orang tersebut.

"Percuma, enggak akan ketemu sampai ujung dunia, sampai ujung pelosok pun, enggak akan ketemu," tegas Dede.

Ia juga meminta masyarakat Indonesia agar tidak menggunakan ilmu cocokologi yang ada di medsos dan mencurigai orang-orang yang mirip dalam karakter DPO kasus Vina Cirebon.

"Percuma, hanya buang-buang kuota, buang-buang tenaga. Lah emang peristiwa itu enggak ada sama sekali. Mending cari uang pak, daripada begitu mending cari uang," ujarnya.

Ia meyakinkan bahwa peristiwa pembunuhan dan pemerkosaan tidak pernah terjadi. Bahkan, TKP kasus Vina Cirebon yang disebut ada tiga lokasi sebenarnya hanya satu, yaitu di Jembatan Layang Talun, Kabupaten Cirebon.

Dede menegaskan bahwa sepasang kekasih tersebut tewas disebabkan karena kecelakaan lalu lintas saja.

"Jalan cerita adanya pembunuhan dan pemerkosaan hanyalah akal-akalan Aep saja," ujarnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved