Kamis, 4 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Bahasa Gaul

Apa Itu Broken Strings? Begini Maknanya Secara Bahasa, Metafora Emosional, dan Refleksi dalam Karya

Berikut ini adalah penjelasan apa itu Broken Strings: Makna Bahasa, Metafora Emosional, dan Refleksinya dalam Karya artis Aurelie Moeremans

Tayang:
ISTIMEWA
Ilustrasi - Berikut ini penjelasan Apa Itu Broken Strings 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Disini kita akan bahas tentang apa itu Broken Strings.

Istilah Broken Strings kian sering digunakan sebagai simbol kepatahan emosional dan refleksi kehidupan manusia modern.

Lebih dari sekadar frasa bahasa Inggris, Broken Strings merepresentasikan kondisi batin yang terluka namun tetap berupaya menemukan kembali harmoni. 

Konsep ini pula yang diangkat secara mendalam dalam buku Broken Strings karya artis Aurelie Moeremans, yang menghadirkan narasi personal tentang luka, penerimaan diri, dan proses pemulihan.

Artikel ini mengulas makna Broken Strings secara bahasa, metafora kehidupan yang dikandungnya, serta relevansinya dalam karya Aurelie Moeremans.

Secara harfiah, istilah Broken Strings berasal dari bahasa Inggris yang berarti “senar yang putus”.

Dalam konteks fisik, frasa ini kerap merujuk pada senar alat musik—seperti gitar, biola, atau piano—yang kehilangan fungsi utamanya karena kerusakan. 

Senar yang putus tidak lagi mampu menghasilkan nada yang utuh; suara yang lahir darinya menjadi pincang, sumbang, atau bahkan hilang sama sekali.

Namun, dalam perkembangan makna bahasa, Broken Strings kerap digunakan sebagai metafora.

Ia tidak lagi semata berbicara tentang benda, melainkan tentang kondisi emosional dan psikologis manusia. 

Senar yang putus dianalogikan sebagai hubungan yang retak, perasaan yang terluka, kepercayaan yang runtuh, atau jiwa yang kehilangan harmoninya.

Dalam pengertian ini, Broken Strings menjadi simbol dari ketidaksempurnaan, luka batin, dan perjuangan manusia untuk kembali menemukan irama hidupnya.

Broken Strings sebagai Metafora Kehidupan

Dalam kehidupan manusia, tidak ada perjalanan yang sepenuhnya utuh dan mulus. Setiap individu mengalami kegagalan, kehilangan, dan patah hati.

Broken Strings hadir sebagai metafora yang kuat untuk menggambarkan momen-momen ketika seseorang merasa tidak lagi “berbunyi” sebagaimana mestinya—ketika harapan tidak tercapai, cinta tidak terbalas, atau mimpi harus kandas di tengah jalan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved