Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Arti Kata

Arti Kata Revolt atau Artinya, Penyebab, Bentuk-bentuk, Aktor, Dampak, Contoh Revolt di Indonesia

arti kata revolt atau revolt artinya dan penyebab revolt, bentuk-bentuk revolt, aktor dalam revolt hingga dampak revolt dan contoh revolt di Indonesia

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Foto Ilustrasi AI
ILUSTRASI ARTI KATA : Foto olahan kecerdasan buatan atau AI oleh Nolpitos Hendri 08/09/2025. Arti Kata Revolt atau Artinya, Penyebab, Bentuk-bentuk, Aktor, Dampak, Contoh Revolt di Indonesia. Penjelasan tentang arti kata revolt atau revolt artinya dan penyebab revolt serta bentuk-bentuk revolt dan aktor dalam revolt hingga dampak revolt dan contoh sejarah revolt serta faktor penentu keberhasilan revolt dan contoh revolt di Indonesia . 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dalam artikel ini akan dijelaskan tentang arti kata revolt atau revolt artinya dan penyebab revolt serta bentuk-bentuk revolt dan aktor dalam revolt hingga dampak revolt dan contoh sejarah revolt serta faktor penentu keberhasilan revolt dan contoh revolt di Indonesia .

Baca juga: Arti Radikal Break dan Karakteristik, Pemicu, Dampak, Contoh serta Arti Radical Break Kekuasaan

A. Arti Kata Revolt atau Revolt Artinya

Secara bahasa, kata revolt berasal dari bahasa Inggris, dan dalam bahasa Indonesia arti kata revolt adalah pemberontakan.

Menurut istilah, arti kata revolt adalah suatu tindakan penolakan terhadap otoritas, hukum, atau norma yang berlaku, yang seringkali melibatkan kekerasan atau tindakan perlawanan yang terorganisir.

Secara lebih rinci, arti kata revolt atau revolt artinya adalah pemberontakan, perlawanan, kebangkitan.

- Pemberontakan: Suatu gerakan perlawanan yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan atau sistem yang ada.

- Perlawanan: Tindakan menentang atau melawan suatu otoritas, aturan, atau norma yang dianggap tidak adil atau merugikan.

- Kebangkitan: Suatu gerakan atau tindakan yang menunjukkan penolakan terhadap keadaan yang ada dan keinginan untuk menciptakan perubahan.

Revolt seringkali digunakan untuk menggambarkan situasi ketika masyarakat atau kelompok tertentu merasa tidak puas dengan kondisi yang ada dan memutuskan untuk melakukan tindakan perlawanan untuk mencapai perubahan yang diinginkan.

B. Penyebab Revolt

Berikut beberapa penyebab revolt :

1. Ketidakadilan Sosial dan Ekonomi: Kesenjangan yang besar antara kaya dan miskin, diskriminasi, dan kurangnya kesempatan seringkali menjadi pemicu utama.

2. Penindasan Politik: Pembatasan kebebasan berpendapat, berkumpul, dan berpartisipasi dalam pemerintahan dapat memicu kemarahan dan perlawanan.

3. Pelanggaran HAM: Penyiksaan, pembunuhan, dan tindakan kejam lainnya oleh pemerintah atau kelompok berkuasa dapat memicu revolusi.

4. Korupsi dan Penyalahgunaan Kekuasaan: Ketika para pemimpin korup dan menggunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi, kepercayaan publik akan hilang dan revolusi dapat terjadi.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved