Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob
5 Tuntutan Aksi Demo Mahasiswa Imbas Driver Ojol Tewas Dilintas Rantis Brimob
Aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap rakyat yang menerima tindakan brutal aparat kepolisian.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Buntut tragedi tewasnya driver ojek online Affan Kurniawan yang terlindas kendaraan taktis Brimob, ribuan mahasiswa gelar aksi demo pada Jumat (29/8/2025) hari ini.
Demo akan digelar di Polda Metro Jaya yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman No 55, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
.Dalam video yang beredar di media sosial, sebuah mobil Brimob Polri tampak melaju kencang untuk memecah kerumunan massa pendemo.
Nahas, korban hendak menyeberang lalu terpeleset jatuh di jalan dan tertabrak mobil Brimob.
Melihat kejadian itu, mobil sempat berhenti. Tidak lama setelah itu massa langsung mengerumuninya.
Karena panik, mobil kembali melaju hingga membuat korban terlindas.
Affan meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas oleh mobil Rantis Brimob Polri.
Mahasiswa ini mempertanyakan sikap represif aparat terhadap masyarakat.
Baca juga: Mahasiswa Bergerak: Demo Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Mundur Usai Rantis Brimob Lindas Ojol
Rencana demo ini juga dikonfirmasi oleh Bima, Kordinator Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).
Aksi ini, kata Bima, merupakan bentuk solidaritas terhadap rakyat yang menerima tindakan brutal aparat kepolisian.
Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan, Muhammad Ikram, pun mengajak para mahasiswa seindonesia untuk ikut menyuarakan kekecewaannya kepada aparat.
“Tidak dapat berkata-kata melihat kondisi hari ini, juga imbauan kepada seluruh mahasiswa Indonesia untuk turun ke jalan dan menuntut keadilan dan tanggung jawab presiden terhadap semua kisruh yang terjadi,” ungkap Ikram.
Berikut lima poin tuntutan mahasiswa adalah sebagai berikut:
- Menuntut Polri bertanggung jawab atas penangkapan, kekerasan, hingga pembunuhan terhadap massa aksi;
- Mencopot Kapolda Metro Jaya dan Kapolri yang dianggap tutup mata dan membiarkan tindakan represif;
- Menghukum anggota Polri yang melakukan kekerasan, penyiksaan, hingga pembunuhan terhadap massa aksi;
- Membebaskan seluruh massa aksi yang ditahan;
- Menuntut reformasi institusi Polri yang menyimpang dari tugas pokok dan wewenang
Prabowo Murka: Aparat Harus Bertanggung Jawab
Presiden Prabowo Subianto mengaku terkejut dan kecewa dengan tindakan aparat kepolisian dalam menangani aksi unjuk rasa pada, Kamis 28 Agustus 2025.
1 Kritis 9 Luka-luka, 10 Personel Polisi Turut jadi Korban Demo di DPR, Kini dalam Perawatan |
![]() |
---|
Sosok Affan, Dulu Gagalkan Pencurian karena Sigap Lapor Polisi, Kini Tewas Terlindas Rantis Brimob |
![]() |
---|
Mahasiswa Bergerak: Demo Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Mundur Usai Rantis Brimob Lindas Ojol |
![]() |
---|
'Pembunuh, Pembunuh' Massa Teriaki Kapolda Metro Jaya saat Hadiri Pemakaman Affan |
![]() |
---|
Presiden Prabowo Muncul Tanggapi Driver Ojol Dilindas Rantis Brimob: Akui Kecewa, Kapolri Dicopot? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.