Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

Usai Viralkan Jalan Rusak, Penjual Telur Ini Malah Diintimidasi Keluarga Kades

Ia diintimidasi keluarga kepala desa di Garut, Jawa Barat setelah memviralkan jalan rusak di wilayah tempat tinggalnya.

Editor: Muhammad Ridho
ISTIMEWA
JALAN RUSAK -- Sosok Holis Muhlisin seorang pedagang telur jadi korban intimidasi keluarga kepala desa usai unggah kondisi jalan rusak di Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Selain itu, ia juga dilaporkan ke polisi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Nasib kurang menyenangkan dialami oleh seorang pemuda asal Kampung Babakangadoh RT01 RW06, Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Pemuda yang bekerja sebagai penjual telur keliling itu bernama Holis Muhlisin (31).

Ia diintimidasi keluarga kepala desa di Garut, Jawa Barat setelah memviralkan jalan rusak di wilayah tempat tinggalnya.

Tidak hanya diintimidasi oleh keluarga kades, Holis juga ternyata dilaporkan ke polisi atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

Kejadian berawal saat Holis memviralkan jalanan rusak di wilayah tempat tinggalnya pada 27 Oktober 2025 silam.

Dalam video yang beredar, Holis tampak menerima perlakuan tidak menyenangkan berupa makian dari sejumlah anggota keluarga kepala desa.

Bahkan, terdengar beberapa ucapan bernada penghinaan yang diarahkan kepadanya.

"Kamu mau bagaimana? Mau tenar? Mau sok jago di media sosial?" ucap seorang pria bertopi.

Pria lainnya bahkan menggenggam jaket bagian leher dan melepasnya dengan dorongan.

Lalu, seorang perempuan mendekati Holis sambil merekam menggunakan ponsel.

Baca juga: Kronologi Lengkap Dosen Lecehkan Mahasiswi UNIMA Dalam Mobil, Berujung Tewas

Pengakuan Holis Dimaki Keluarga Kades

Pengakuan pria Holis Muhlisin (31) diduga diintimidasi keluarga kepala desa (kades) karena postingannya soal jalanan desa rusak.

Tak tanggung-tanggung, keluarga kades yang terdiri atas istri, anak, menantu serta keponakannya kompak memaki-maki Holis. Mereka tidak terima atas unggahan jalan rusak Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Hal ini terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Holis diinterogasi dan dimaki-maki dengan nada tinggi oleh keluarga kades. 

"Iya betul itu adalah saya, kejadiannya tanggal 27 Oktober 2025, kemudian saya posting di Facebook 31 Desember 2025," ujarnya melalui sambungan telepon dengan TribunJabar, Sabtu (3/1/2025) malam.

Ia menuturkan, peristiwa tersebut bermula saat dirinya hendak bertemu dengan seseorang di wilayah desanya untuk membicarakan urusan akun Facebook.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved