Sabtu, 9 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

Siapa Hendrik Irawan yang Viral Joget-joget Dapat Rp 6 Juta per Hari dari MBG? Kini Minta Maaf

Hendrik mengurai permintaan maaf kepada netizen terkait dengan polemik pendapatan Rp6 juta perhari dari

Tayang:
Editor: Muhammad Ridho
tangkap layar/Tiktok
VIRAL DI MEDSOS, Hendrik Irawan yang viral ngaku dapat cuan Rp6 juta dari MBG. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Media sosial dihebohkan oleh video yang memperlihatkan seorang pria berjoget di sebuah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pria yang belakangan diketahui bernama Hendrik Irawan itu berjoget di dalam sebuah dapur MBG tanpa dilengkapi APD.

Dalam video tersebut, muncul narasi yang menyebut ia sebagai Mitra MBG yang menerima insentif Rp6 juta per hari dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Konten yang viral itu langsung mengundang beragam reaksi warganet.

Banyak yang penasaran dengan sosok Hendrik Irawan, sementara lainnya mempertanyakan kebenaran klaim terkait insentif Rp6 juta per hari tersebut.

Viral hingga sempat mengancam bakal melaporkan netizen, pemilik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) asal Cimahi bernama Hendrik Irawan akhirnya meminta maaf.

Hendrik mengurai permintaan maaf kepada netizen terkait dengan polemik pendapatan Rp6 juta perhari dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Tak mau berlarut-larut dicibir netizen, Hendrik akhirnya menjelaskan asal-usul Rp6 juta tersebut.

Sebelumnya, Hendrik meminta maaf kepada netizen karena sempat tersinggung dengan hinaan netizen.

"Saya memohon maaf kepada netizen untuk huru hara yang terjadi di social media, saya akan menjelaskan intensif yang saya dapatkan itu dari mana asalnya," ungkap Hendrik Irawan.

Diungkap Hendrik, uang Rp6 juta perhari yang ia dapatkan itu memang insentif dari pemerintah.

"Insentif Rp6 juta perhari itu bukan kami ambil dari jatah anak-anak. Itu diambil dari insentif yang sudah bapak presiden berikan kepada kami," pungkas Hendrik.

Lagipula diungkap Hendrik, ia membangun dapur MBG megah dengan usaha sendiri.

Baca juga: Pak Prabowo Suka Nangis Lihat Orang Susah Kepala Bappisus Cerita Di Balik MBG dan Sekolah Rakyat

Karenanya saat dapat uang Rp6 juta perhari dari pemerintah, Hendrik menerimanya dengan tangan terbuka.

"Karena kami membangun dapur yang pertama ini luas tanahnya hampir 1000 meter, kami bangun pakai uang saya sendiri. Perlu diketahui, saya membangun SPPG itu dari tanah kosong, saya bangun tidak serta merta memakai uang pemerintah. Dari pemerintah, berkolaborasi untuk mitra membangun SPPG. Alhamdulillah uang Rp6 juta itu hanya untuk pengganti selama program ini berjalan," ujar Hendrik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved