Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pemdaman Karhutla oleh Manggala Agni Berlanjut, Terbanyak di Bengkalis

Masih di Bengkalis, satu regu dari Daops Pekanbaru sudah merapat untuk operasi di Desa Palkun dan satu regu dari Daops Siak

Penulis: Theo Rizky | Editor: Firmauli Sihaloho
Tribun Pekanbaru/Manggala Agni
Karhutla di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Riau masih menjadi penyumbang titik panas terbanyak di Sumatera, Senin (6/4/2026)

Berdasarkan data yang disiarkan BMKG Pekanbaru, dari total 111 titik, 79 titik panas berada di Provinsi Riau.

Dengan rinciannya, Kabupaten Bengkalis 79 titik panas, Kampar 1, Kota Dumai 2 dan pelalawan 1 titik.

Operasi pemadaman oleh Tim Manggala Agni Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera Kemenhut pun masih berlanjut.

Aktivitas pemadaman di Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis sudah memasuki tahap akhir (mopping up).

"Setelah operasi selama tujuh hari kerja, kondisi titi akar sudah kondusif, masih diintensifkan mopping up, menyapu semua semua potensi kebakaran yang ada," ujar Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto.

Disampaikannya, ada lima tim yang bertugas di sana, dua tim dari Daerah Operasi (Daops) Dumai, satu tim dari Daops Sarolangun/BKO dan satu tim lagi dari Daops Muba/BKO.

Selain itu, satu tim Manggala Agni Daops Siak juga masih berjibaku melakukan pemadaman Karhutla di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

Baca juga: Kasus DBD di Kecamatan Bangko Rohil Tinggi, Satu Pasien Dilaporkan Meninggal

Baca juga: Titik Panas di Riau Masih Mendominasi di Sumatera dan Terkonsentrasi di Bengkalis

"Perbantuan 1 Alat berat di lokasi pemadaman diarahkan untuk penyekatan api dan membantu penyediaan sumber air," ujar Ferdian.

Masih di Bengkalis, satu regu dari Daops Pekanbaru sudah merapat untuk operasi di Desa Palkun dan satu regu dari Daops Siak masuk ke Desa Kelemantan

Untuk Karhutla di Kabupaten Pelalawan, tepatnya di Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti sudah memasuki tahap akhir.

"Kondisi membaik dan terus dilakukan mopping up memanfaatkan sumber air yang minim," tambah Ferdian. (Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved