Rabu, 6 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Idul Adha 2026

Jadwal Sidang Isbat Penentuan Idul Adha 1447H/2026, Digelar 17 Mei Mendatang

Sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah pada 29 Zulkaidah 1447 Hijriah atau Minggu (17/5/2026) mendatang.

Tayang:
Editor: Sesri
Canva.com/Tribunpekanbaru
Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah pada 29 Zulkaidah 1447 Hijriah atau Minggu (17/5/2026) mendatang.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad menuturkan, sidang ini akan mengumumkan kapan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah bagi umat Islam di Indonesia.

Sidang isbat merupakan forum musyawarah yang mempertemukan pemerintah, ormas Islam, serta para ahli falak dan astronomi dalam menetapkan awal bulan Hijriah.

Rapat koordinasi ini akan melibatkan berbagai unsur terkait, baik dari internal Kementerian Agama maupun lembaga mitra.

"Sidang isbat dijadwalkan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, kantor layanan Kementerian Agama, Jakarta. Sidang ini menjadi bagian dari mekanisme pemerintah dalam penentuan awal bulan Hijriah," ujar Abu dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

Ia mengatakan proses penetapan awal Zulhijah dilakukan dengan mengintegrasikan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal).

Menurut Abu, data hisab akan memberikan gambaran awal posisi hilal, sementara rukyat menjadi konfirmasi faktual melalui pengamatan langsung di berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia. 

Baca juga: Jumlah Sapi Kurban pada Idul Adha 1446 H di Kota Pekanbaru Cendrung Menurun Dibanding Tahun Lalu

"Pendekatan ini memastikan keputusan yang diambil tidak hanya berbasis data ilmiah, tetapi juga terkonfirmasi melalui pengamatan lapangan," jelasnya.

 Rangkaian sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi dari Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.

Seminar ini disiarkan secara terbuka sebagai bentuk transparansi informasi kepada publik.

Setelah itu, panitia akan menerima laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai lokasi pengamatan, mulai dari wilayah barat hingga timur Indonesia.

 "Selanjutnya, Menteri Agama akan memimpin sidang dengan mendengarkan pertimbangan para peserta sebelum menetapkan awal Zulhijah secara resmi," ucapnya.

Berdasarkan data awal yang dipaparkan dalam rapat persiapan, posisi hilal pada 29 Zulkaidah 1447 H secara hisab telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS.

 "Perhitungan menunjukkan tinggi hilal berada di atas 3 derajat dan elongasi di atas 6,4 derajat, sehingga secara teori telah memenuhi kriteria imkan rukyat," ungkap Abu.

Meski demikian, Abu menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat prediktif dan belum menjadi dasar penetapan resmi.

"Penetapan awal Zulhijah tetap menunggu hasil rukyat dan keputusan sidang isbat sebagai otoritas resmi pemerintah," tegasnya.

( Tribunpekanbaru.com)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved