Idul Adha 2026
Tips DPKH Riau: Cara Menyembelih Hewan Kurban Agar Daging Aman Dikonsumsi
Banyak orang masih menganggap kurban cukup dengan menyembelih hewan. Padahal, ada tahapan penting yang sering terlewat.
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Banyak orang masih menganggap kurban cukup dengan menyembelih hewan.
Padahal, ada tahapan penting yang sering terlewat.
Mulai dari memilih hewan yang sehat, cara penyembelihan yang benar, hingga penanganan daging agar tetap aman dikonsumsi.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir menegaskan bahwa kurban tidak boleh dilakukan sembarangan.
“Pelaksanaan kurban harus memenuhi aspek syariat, kesejahteraan hewan, dan keamanan pangan agar menghasilkan daging yang ASUH (aman, sehat, utuh, dan halal),” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Dari materi yang disampaikan, ada beberapa poin krusial yang wajib diketahui masyarakat.
Mulai dari cara memilih hewan yang benar-benar sehat, aktif, tidak cacat, tidak kurus, dan bebas dari penyakit.
Ini jadi syarat utama sebelum disembelih.
Kemudian waktu penyembelihan tidak boleh sembarangan.
Penyembelihan hanya boleh dilakukan setelah salat Idul Adha hingga hari tasyrik.
Begitu juga dengan cara menyembelih harus sesuai syariat.
Yakni dengan menggunakan alat tajam, memutus saluran yang tepat, dan dilakukan oleh orang yang memahami tata caranya.
Selain itu,kesejahteraan hewan juga harus diperhatikan.
Tidak boleh diperlakukan kasar, tidak stres, dan tidak disembelih di depan hewan lain.
Tidak hanya itu, penanganan daging harus higienis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/FOTO_Pemotongan_Hewan_Kurban_Idul_Adha_2024_di_Pekanbaru_3.jpg)